Jumat, 01 Februari 2019

Tradisi Pelepasan Kapolda Jabar Kalungkan Dan Menyerahkan Buket Bunga

Mitrapolisi.co.id-Bandung
Dilaksanakan Acara Tradisi pelepasan Pejabat lama yaitu Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. Drs. Supratman, M.H. oleh Kapolda Jabar, Pejabat Utama, sabtu 02/02/2019.

Acara dimulai dengan penyampaian kata - kata tradisi dan dilanjutkan dengan pengalungan serta penyerahan buket bunga dari Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S I. beserta Ibu Ketua Bhayangkari kepada Brigjen Pol. Drs. Supratman, M.H. didampingi Ibu Wakapolda Jabar.

Pelaksanaan   tradisi pelepasan Pejabat lama yaitu Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Drs. Supratman M.H. beserta Ibu, melewati gerbang tradisi, dengan diikuti oleh Kapolda Jabar, Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Ibu Bhayangkari dan seluruh personel Polda Jabar,  sambil diiringi oleh puisi dan lagu Sayonara sampai menuju kendaraan yang sudah menunggu.
Setelah itu Brigjen Pol. Drs. Supratman M.H. beserta ibu,  pamit diri dan memasuki kendaraan menuju tempat kediaman.  (Bny)**


Kapolda Jabar Pimpin Serah Terima Jabatan Wakapolda Dalam Bentuk Tour Of Duty

  • Mitrapolisi.co.id-Bandun

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I  menjadi Inspektur Upacara, pada Acara Serah Terima Jabatan Wakapolda Jabar dari Brigjen Pol. Drs. Supratman, M.H. kepada Brigjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., M.M., bertempat di Aula Moeryono Mapolda Jabar, sabtu 02/02/2019. Hadir pada Acara Serah Terima Jabatan tersebut yaitu Kapolda Jabar, Kapolda Bengkulu, Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat beserta Pengurus serta Perwakilan Anggota Mapolda Jabar Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I.menyatakan bahwa Serah Terima Jabatan yang telah dilaksanakan adalah bagian dari sirklus Pembinaan SDM Polri dalam bentuk  Tour Of Duty, maupun Tour Of Area yang telah disusun dan dijalankan secara terencana, terpola dan terprogram sesuai kebijakan Pimpinan Polri dan kebutuhan organisasi. Pelaksanaan Serah Terima Jabatan ini merupakan sebuah proses manajemen dan sebagai bagian dari Siklus Kaderisasi dalam kerangka Manajemen Organisasi Polri, guna melakukan penyegaran dan Regenerasi dalam menjaga kontinyuitas serta rencana kerja yang telah ditetapkan.  (Bny)**


Pemda Provinsi Jawa Barat Syariah Sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan

Mitrapolisi.co.id/ 
BANDUNG -- Pemda Provinsi Jawa Barat tengah menjajaki pemanfaatan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan terutama pembangunan fisik berskala besar. Melalui obligasi akan ada alternatif pembiayaan lain dalam pembangunan, sehingga tidak terbatas pada APBD saja.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, bahwa pemanfaatan obligasi daerah penting untuk mengakselerasi visi dan misi pembangunan di Jawa Barat. Namun, Uu menekankan pihaknya ingin memanfaatkan obligasi syariah bukan konvensional.

"Tidak menutup kemungkinan Provinsi Jawa Barat akan mencari dana pembangunan lewat penjualan obligasi syariah, yaitu penjualan surat berharga kepada masyarakat sebagai salah satu solusi untuk mendorong adanya modal pembangunan," ujar Uu saat ditemui usai audiensi dengan MNC Sekuritas terkait obligasi daerah di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (1/2/19).

Lebih lanjut, Uu mengaku sudah ada beberapa pihak yang siap bekerjasama untuk memasarkan produk obligasi milik Pemda Provinsi Jawa Barat. Selain itu, dia juga akan segera berkoordinasi dengan DPRD Jawa Barat untuk membuat payung hukumnya.

"Sudah ada beberapa perusahaan yang ingin jadi marketing obligasi Pemprov Jawa Barat. Tetapi hal itu juga tidak mudah menjadi mitra. Ini bisa ditunjuk ataupun dilelang sebagai mitra dalam penjualan obligasi ini. Dan keinginan kami obligasinya syariah," tutur Uu.

"Tinggal nanti kita koordinasi dengan dewan (DPRD Jawa Barat), karena ini memerlukan payung hukum tingkat Perda," tambahnya.

Menurut Uu, masyarakat bisa menjadi investor atau pembeli obligasi Pemda Provinsi Jawa Barat, sehingga masyarakat bisa ikut terlibat dalam menyukseskan program pembangunan di daerah Jawa Barat.

"Hemat kami ini memiliki efek domino yang sangat bagus. Disamping kita bisa membangun Jawa Barat juga ada manfaat untuk masyarakat sebagai pembeli obligasi tersebut. Karena ada fee kepada masyarakat di saat kami menggunakan uang tersebut untuk pembangunan," papar Uu.

"Selama obligasi tersebut dimiliki masyarakat akan ada keuntungan untuk masyarakat karena uangnya berputar," tambahnya.(Der)*

Sekda Iwa Bahas Investasi Kelapa

Mitrapolisi.co.id/
BANDUNG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa melakukan audiensi dengan perwakilan Salim Group di Ruang Rapat Ciremai, Gedung Sate Bandung, Jum'at (1/2/19).

Dalam pertemuan kali ini, Sekda Iwa mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Salim Group membahas tentang investasi di bidang kelapa. Menurut Iwa, hal ini akan sangat menguntungkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus pada komoditas yang secara skala ekonomi memungkinkan mempercepat kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, salah satunya menyangkut kelapa," katanya.

Menurut data yang ditampung Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat tahun 2017, kelapa yang dibutuhkan perusahaan di Jabar sekitar 300.000 butir/hari. Sementara sentra produksi kelapa terbanyak berada di Kab. Pangandaran, Kab. Cianjur, Kab. Ciamis, dan Kab. Tasikmalaya hanya memiliki luas 151.113 Ha dengan jumlah produksi kelapa sekitar 91.618 ton.
Dari data tersebut lahan seluas 150.360 Ha merupakan petani perkebunan rakyat sekitar 665.144 KK, 1.058 kelompok tani, dan satu asosiasi petani.

"Jadi ini cukup besar tapi dari sisi produktivitas dan kesejahteraan. Maka itu hampir tiga juta penduduk Jawa Barat bisa dihidupi hanya dari kelapa," sambung Iwa.
Kab. Ciamis memiliki luas 32.647 Ha dengan total produksi 98.655.000 kg dan jumlah butiran 29.596.500 buah. Sedangkan Kab. Cianjur memiliki luas 8.084 Ha dengan total produksi 20.770.000 kg dan jumlah butiran 6.231.000 buah.

Adapun Kab. Pangandaran dengan luas 25.575 Ha, total produksi 62.965.000 kg, dan jumlah butiran 18.889.500 buah. Serta Kab. Tasikmalaya memiliki luas 31.020 Ha, total produksi 138.270.000 dengan jumlah butiran kelapa 41.481.000 buah.

Dengan beberapa sebaran luas ini, maka untuk mengoptimalkan produksi kelapa, kerjasama yang dibangun bersama Salim Group nantinya akan berbentuk pendekatan inti plasma.
Hal ini dilakukan agar efisien, sehingga ke depan, pohon kelapa milik warga akan dikelola oleh Salim Group.

"Jadi intinya ada investasi untuk membangun satu kebun yang ada proses produksinya (pabrik). Sehingga dengan demikian akan terjadi kesinambungan pasokan," papar Iwa.
"Dengan ini diharapkan kelapa-kelapa yang dihasilkan rakyat ini dapat dibeli dengan harga wajar. Karena prinsip kami bagaimana bisa mengurangi kemiskinan," tambahnya.
Produk kelapa bisa berupa butiran, kopra (kelapa yang dikeringkan), deres (disadap sebagai bahan baku gula merah), dan degan (kelapa muda untuk konsumsi).
Rencananya hasil produksi itu akan diekspor ke Amerika Serikat dan Eropa. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Salim Group akan berkoordinasi dengan PTPN VIII untuk menentukan lahan. Menurut Iwa, penggunaan lahan PTPN VIII sudah sesuai karena selama ini banyak lahan PTPN VIII yang kurang produktif.(ds)*



tudent Exchange, Upaya Ciptakan Kedamaian Antar Negara Asean

Mitraplisi.co.id/
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan para siswa peserta student exchange atau pertukaran pelajar beberapa sekolah di Kota Bandung dan sekolah di Kota Cotabato Filipina, di Gedung Sate Bandung, Jumat (1/2/19).

Di hadapan puluhan siswa SMU sederajat itu, Ridwan Kamil berbagi pengalamannya menjadi seorang pemimpin. Ia juga memberikan pemahaman lebih mendalam tentang keberagaman Indonesia dan khususnya kondisi Jawa Barat.

Student exchange merupakan program yang sudah dilakukan semenjak Ridwan Kamil menjadi Walikota Bandung dan akan berlanjut hingga kedepan.

"Program ini adalah inisiatif saya waktu jadi Walikota Bandung," ujar Emil, sapaan Gubernur.

Tujuannya, untuk lebih menciptakan kedamaian antar negara-negara Asean di masa mendatang. Sehingga ketika mereka menjadi pemimpin di masa depan bisa lebih memahami lebih mendalam kondisi negara-negara sahabatnya.

"Tidak ada salahnya melakukan pertukaran pemuda-pemuda sehingga nanti pada saat mereka memimpin di negara masing-masing bisa memahami lebih mendalam kondisi dari negara-negara sahabatnya," ungkap Emil.

Emil menuturkan, dengan komunikasi yang dibangun sejak masih muda diharapakan negara Asean akan lebih damai dan kondusif.

"Dengan komunikasi yang dibangun sejak masih muda diharapkan Asean kita lebih damai dan kondusif. Ini juga merupakan investasi," tuturnya.

Program student exchange kali ini diikuti oleh SMUN 2, SMUN 3, SMUN 5 dan SMUN 8 Kota Bandung dengan sejumlah sekolah di Cotabato. Selanjutnya, selain Bandung program ini akan dilakukan oleh sekolah lain di Jawa Barat dengan negara Asean lainnya.

"Kita fokus dulu Kota perkota jadi ini Kota Bandung dengan Kota Cotabato di Filipina, nanti kalau sifatnya Jabar ya dengan Provinsi lagi," jelasnya.(def)*

Emil Melantik 105 Pejabat Struktural di lingkungan Pemdaprov Jabar,

Mitrapolisi.co.id/
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik 105 pejabat struktural di lingkungan Pemdaprov Jabar, di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (1/2/19). Jumlah tersebut terdiri dari empat pejabat Eselon II dan 101 pejabat Eselon III dan IV.

Kebanyakan pejabat yang dilantik tersebut merupakan pindahan dari empat Badan Koordinasi Pembangunan dan Pembangunan Wilayah (BKPP) yang secara aturan kini sudah ditiadakan.

"Total 105 pejabat, mayoritas berasal dari BKPP yang memang secara aturan sudah tidak eksis lagi atau dibubarkan sehingga kita distribusikan ke seluruh OPD-OPD yang ada sesuai dengan kapasitas, pengalaman atau kompetensi yang dimiliki. Jadi awal tahun tidak ada lagi ASN yang tidak mendapatkan jabatan lagi," kata Ridwan Kamil saat diwawancara usai melantik.

Emil, sapaannya, mengungkapkan, posisi baru tersebut sudah dalam perhitungan sebaik-baiknya dan melalui analisa yang adil. Ia berharap para pejabat yang dilantik ini bisa mewujudkan visi misi baru dalam 5 tahun kedepan dan memenuhi target pimpinannya.

"Saya harap dengan visi misi baru selama 5 tahun kedepan mereka bisa menjadi mesin yang produktif dan fokus pada target-target yang saya titipkan," tegasnya.

Seperti biasanya, saat melantik, Emil selalu menekankan 3 hal yang harus dimiliki ASN. Pertama adalah integritas atau pengabdian.

"Jadi tolong ingat kembali niat menjadi ASN adalah pengabdian, niatnya adalah memberikan layanan bukan ingin dilayani atau minta fasilitas yang tidak semestinya," katanya.

Kedua, harus melayani sepenuh hati. Menurut Emil, kebahagiaan ASN didapati manakala masyarakat berterima kasih atas keringat dan kerja kerasnya. Ketiga, ASN harus terus profesional. Emil berpesan, ASN jangan pernah berhenti belajar karena ilmu pemerintahan kini makin kompleks.

"Belajar lagi ilmu bahasa, ilmu digital, belajar lagi teori-teori sosial yang baru belajar lagi apa itu milenial, apa itu dynamic governance dan banyak lagi yang harus dipelajari," pintanya.

Ia mengingatkan, jika ketiga hal tersebut tidak dilakukan maka para ASN yang dilantik akan dievaluasi kembali.

"Kalau tidak dilaksanakan jangan harap karir dan kiprahnya di pemerintahan akan panjang karena saya dan masyarakat akan menilai," tegasnya.

Di akhir pelantikan, Gubernur menyerahkan penghargaan kepada mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ida Hernida dan mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Sonny Adisudarma yang baru saja memasuki masa purna tugas.(arm)*

Kamis, 31 Januari 2019

Kapolda Jabar Ambil Sumpah Fakta Integritas Dengan Prinsif BETAH (Bersih, Transparan Akuntabel Dan Humanis)

Mitrapolisi.co.id-Bandung
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I. Melaksanakan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) T.A 2019 Panda Polda Jabar, Jum'at ( 1/2/2019 ) bertempat di Aula Moeryono Mapolda Jabar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana kontrol, pengendalian dan pengawasan melekat, dalam setiap proses penerimaan calon Anggota Polri dari Sumber Sarjana, guna mewujudkan mekanisme seleksi yang clear and clean dan sesuai dengan prinsip-prinsip penerimaan yaitu: Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis ( BETAH ). sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Polri yang unggul. Adapun jumlah peserta berjumlah 128 Orang.

Kapolda Jawa Barat  Menyampaikan kepada peserta seleksi SIPSS, bahwa polri senantiasa berupaya untuk melakukan perubahan Mind Set dan Culture Set Polri, dalam rangka mewujudkan Institusi Polri yang bersih (clean Government) dan tata kelola kepolisian yang baik (good governance), sesuai dengan harapan dan dambaan masyarakat.                 Salah satu agenda perubahan yang dilaksanakan oleh Polri, diantaranya dengan menerapkan proses rekruitmen (penerimaan) anggota Polri dengan prinsip “Betah” yakni: bersih, transparan, akuntabel dan humanis. 
Panda Polda Jabar melaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta integritas kepada Panitia, Peserta dan Orang tua, Untuk itu Kapolda Jabar mengharapkan setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dapat dilaksanakan dengan prinsip BETAH (bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) serta tidak ada lagi upaya suap menyuap, KKN dan pelanggaran hukum serta aturan lainnya,  baik oleh oknum panitia dan peserta/orangtua, maupun pihak-pihak yang memanfaatkan moment Penerimaan calon Anggota Polri Sumber Sarjana. 

Kapolda Jabar  Memberikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh panitia, peserta dan para Orang Tua peserta, sebagai berikut :
Pakta integritas ini pada hakekatnya sebagai pernyataan kesiapan dan kesanggupan dengan menjunjung tinggi sumpah jabatan dihadapan Allah, Tuhan Yang Maha Esa, sehingga diharapkan tidak hanya sebagai formalitas semata, namun harus diimplementasikan dalam proses penerimaan peserta SIPSS sesuai aturan yang berlaku. 

Kepada Panitia seleksi (baik internal maupun pengawas eksternal)  agar melaksanakan seleksi  ini  secara  sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga tidak ada penyalahgunaan wewenang, guna menghasilkan calon Inspektur Polri Sumber Sarjana Panda Polda Jabar yang terbaik. Apabila ada oknum panitia yang terbukti melakukan  penyalahgunaan, maka tidak segan-segan untuk memberi sanksi dan diproses sesuai aturan yang berlaku.                       

Kepada peserta seleksi (juga orang tua/wali/keluarga)  agar mengikuti rangkaian seleksi ini dengan baik, serta tidak berupaya untuk melakukan kecurangan/KKN, apabila terbukti melakukan kecurangan/KKN, maka secara langsung digugurkan kelulusannya. 

Pejabat yang hadir pada kegiatan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana ( SIPSS ) Tahun 2019 yaitu : 
Kapolda Jabar
Kapolda Bengkulu yang merangkap sebagai Wakapolda Jabar 
Pejabat Utama Polda Jabar 
Para panitia seleksi penerimaan, serta para pengawas internal dan 
Eksternal dari IDI ,Ombudsman, HIMPSI, LSM dan Wartawan; 
Para Peserta Seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2019 beserta para orang Tua/Wali.  (Bny)**


Kapolda Jabar Road Safety Melalui E-Policing Menuju Zero Accident Upaya Peningkatan Keselamatan Berlalu Lintas

Mitrapolisi-Bandung
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I. membuka acara Pelepasan Pataka Relay dan Kapsul Millenial Road Safety Tahun 2019 di Mapolda Jabar, jum'at 01/02/2019.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Jabar, Kepala Bapeda Prov. Jabar, Kadishub Prov. Jabar, Kabapenda Prov. Jabar, Kadis Pupr Prov. Jabar,
Kadiskes Prov. Jabar. Plt.Kadispora Prov. Jabar, Kepala Cabang Jasa Raharja Prov. Jabar, Kasat Pol. PP Prov Jabar, Kadishub Kota Bandung dan Para peserta Millenial se Jawa Barat.

Disampaikan oleh Kapolda Jabar bahwa kegiatan ini merupakan Program Pimpinan Polri yang dilaksanakan oleh Polda Se-Indonesia termasuk Polda Jabar dalam rangka Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas.

Visi dan  Misi dari kegiatan Road Safety Millenial adalah mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas guna tercapainya tujuan Road Safety To Zero Accident,  Selain itu agar terbangun Budaya Tertib Lalu Lintas khususnya di kalangan Generasi Millenial, meningkatkan kualitas keselamatan di jalan raya dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membentuk relawan lalu lintas Millenial Indonesia serta mempererat hubungan kedekatan antara Polisi Lalu Lintas dengan generasi Millenial.
Target dari kegiatan ini adalah terbentuknya dua juta relawan Lalu Lintas Indonesia yang dapat menjadi Mitra Kepolisian Lalu Lintas di Seluruh Indonesia,khususnya Wilayah Hukum Polda Jabar.

Menurut Kapolda Jabar pelaksanaan Road Safety melalui E- Policing menuju Zero Accident merupakan upaya peningkatan kualitas keselamatan berlalu lintas, antara lain meliputi  Membangun It For Road Safety, Big Data dan One
Gate Service, membangun Traffic Attitude Record ( TAR) dan Demeryt Point System ( DPS ), Pembangunan Safety Driving Centre ( SDC ), Implementasi E-Tilang, Membangun Traffic Accident Research Centre ( TARCH ), Membangun Road Safety Centre ( RSC ), melaksanakan Implementasi program - program Road Safety, Melaksanakan 7 ( tujuh ) program Prioritas Road Safety, Mengembangkan Road Safety Partnership Action  ( RSPA ) dan Mengembangkan Indonesia Road Safety Award ( IRSA ).

Dalam mensukseskan program gerakan  moral Generasi Millenial peduli Road Safety tersebut, Polda Jabar, dalam hal ini Dit Lantas Polda Jabar telah melakukan inovasi dan berbagai
kegiatan, salah satunya yaitu Pataka Relay dan Kapsul Millenial Road Safety Festival yang merupakan Lambang Kehormatan dan juga Simbol pencapaian suatu target.

Kapolda Jabar menuturkan bahwa keberadaan Pataka Relay
dan Kapsul Millenial Road Safety Festival secara simbolis akan dilaksanakan pelepasan dari Mapolda Jabar dan akan diberikan kepada Millenial Berprestasi ke-22 Polres/Ta/Tabes di Jajaran Polda Jabar,   yang selanjutnya dikolaborasikan dengan berbagai kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sampai dengan tanggal 24 Maret 2019 sebagai Puncak Millenial Road Safety Festival yang akan diselenggarakan di Lapangan Gasibu dan sepanjang jalan Diponegoro Bandung.  (Bny)**


Danrem 061/SK Pimpin Sertijab Dandim 0608/Cianjur Danyon 315 Garuda

Mitrapolisi.co.id-Bogor

Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Mohamad Hasan, pimpin Upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Czi (K) Hidayati kepada Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani dan Sertijab Komandan Batalyon Infanteri 315/Garuda dari Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani kepada Letkol Inf Thomas Rajunio, bertempat di Lapangan Upacara Batalyon Infanteri 315/Garuda, Gunung Batu, Kota Bogor.

Danrem 061/Sk menyampaikan ucapan  terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Czi (K) Hidayati serta Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, atas dedikasi, loyalitas dan kesungguhannya dalam memimpin Kodim 0608/Cianjur dan Yonif 315/Grd, berbagai tugas yang dipercayakan selama ini dapat dilaksanakan dengan baik. Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada ibu Rendra Dwi Ardhani yang telah membina Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Yonif 315 Rem 061 sehingga kegiatan Persit dapat berjalan dengan baik guna mendukung kegiatan satuan.

Kepada pejabat baru Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani dan Danyonif 315/Garuda Letkol Inf Thomas Rajunio, saya mengucapkan selamat mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan yang baru, Saya berharap di bawah pimpinan saudara, Kodim 0608/Cianjur dan Yonif 315/Garuda semakin maju dan berhasil dalam setiap pelaksanaan tugas yang diembannya sesuai dengan tugas pokoknya.

Lebih lanjut di sampaikan Danrem, bahwa pergantian pejabat dalam organisasi TNI merupakan salah satu bagian dari upaya pembinaan satuan, khususnya pembinaan terhadap aspek personel dalam suatu organisasi, dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan kinerja, motivasi, serta kreatifitas bagi kemajuan satuan dan personel itu sendiri.

”Kodim 0608/Cianjur dengan wilayah pembinaan teritorial meliputi Kabupaten Cianjur yang dari segi geografis mencangkup perkotaan, daerah pegunungan dan daerah pantai dengan komposisi penduduk yang heterogen serta dengan penyebaran yang tidak merata antara daerah perkotaan dan daerah pantai di wilayah selatan, kondisi seperti ini memungkinkan mudahnya timbul kerawanan sosial maupun kerawanan kondisi alam seperti gempa bumi, bahaya gelombang tsunami, tanah longsor, banjir dan angin puting beliung. Saya perintahkan Dandim untuk segera memetakan potensi bencana di wilayahnya sebagai langkah antisipasi apabila terjadi bencana alam,” tegas Danrem 061/Sk dalam amanatnya.

Diakhir sambutannya Danrem  berharap kepada Danyonif 315/Garuda yang baru agar dapat memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian tugas Yonif 315/Garuda pada khususnya, dan TNI AD pada umumnya. Perlu diketahui bahwa Yonif 315/Garuda selain melaksanakan tugas rutin, juga melaksanakan pengamanan VVIP di Istana Bogor yang merupakan Obyek Vital Nasional, agar Danyonif dapat melanjutkan tugas pengamanan VVIP yang sudah berjalan baik selama ini.
(Benny/Pendam III/Siliwangi)

Rabu, 30 Januari 2019

200 personel Polri Dan PNS Polda Jabar Ikuti Pembinaan Mental/Rohani

Mitrapolosi.co.id-Bandung
Bertempat di Mesjid Al - Amman Polda Jabar dilaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental yang diikuti oleh Personil Polri dan PNS Polda Jabar, dengan jumlah jamaah sekitar 200 ( dua ratus ) personel, kamis 31/01/2019.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. bahwa petugas penceramah dalam kegiatan Bimbingan Rohani dan Mantal di Mesjid Al - Amman Polda Jabar yaitu DR. H. Mashudi M.Ag dari Kamenag Kab. Bandung, dengan tema *HADAPILAH MASALAH YANG SUDAH TERJADI DENGAN KERIDHOAN*

Menurut Penceramah  DR. H. Mashudi M.Ag bahwa kiat - kiat menghadapi masalah adalah : Harus berbaik Sangka terhadap sesama ( Surat Al Baqarah ayat 162 )
dengan maksud yaitu sesuatu yang tidak kita sukai belum tentu itu tidak baik, demikian pula sebaliknya, segala sesuatu yang menurut kita sukai belum tentu baik menurut Allah SWT. Jika sudah terjadi harus Ridho.
dimana segala sesuatu yang sudah terjadi bukan berati selesai segala permasalahan, jadi di dalam ajaran Islam tidak ada istilah nasi sudah menjadi bubur, dengan demikian segala sesuatu yang terjadi harus disikapi dengan baik.
Jangan mendramatisir masalah /mempersulit diri, karena Allah tidak akan memberikan ujian di luar jangkauan kemampuan manusia.
Manusia harus selalu mengevaluasi diri.
jika musibah datang, mungkin itu teguran atau cobaan dari Allah SWT, karena kita sudah jauh dariNya.Apabila Allah SWT sudah berkehendak maka manusia tidak dapat menolaknya, maka perbanyaklah bertawakal dan berdo'a pada Allah SWT.  (Bny)**

Kapolda Jabar Polri Yang Promoter Siap Mengamankan Pemilu 2019 Serta Menjaga Stabilitas Keamanan

Mitrapolisi.co.id-Jakarta
Kapolda Jawa Barat  Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.S.I. mengikuti kegiatan
Rapat  Pimpinan  Polri Tahun 2019, bertempat   di  Gedung  Tri  Brata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kamis 31/01/2019.

Kapolda Jabar, Irjen Pol.Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I  mengikuti Kegiatan Rapat Pimpinan Polri Tahun 2019 dengan Tema *”Polri Yang Promoter, Siap Mengamankan Pemilu 2019 dan Menjaga Stabilitas Kemananan dalam Negeri Guna keberlangsungan Pembanguanan Nasional”*

Kegiatan Rapat Pimpinan Polri,   Hari ke Dua ini diawali dengan Diskusi
Panel III tentang Siber dengan Pembicara atau  Narasumber yaitu :

Budiman Sudjatmiko, M.Sc, M.Phil. (Anggota DPR RI) dengan topik : “Strategi Russian Propaganda : Firehose of falsehood dalam rangka Pemilu”
Menteri Kominfo dengan topik : “Strategi Kemenkominfo dalam rangka mencegah/menangani hoax dan memperkuat sistem pengamanan IT di KPU”
Kepala BSSN dengan topik : “Strategi dan Kebijakan BSSN dalam Mewujudkan Keamanan Siber guna mendukung pengamanan Pemilu 2019 dan keberlangsungan Pembangunan  Nasional”
Dirsiber Bareskrim Polri dengan topik : “Upaya untuk menghadapi Russian Propaganda dan penegakkan Hukumnya“ Dr. Sabrina Anjara, (Psikologi Organisasi) dengan topik : ”Hoax dengan tujuan menimbulkan ketakutan publik dan tehnik playing victim merupakan metode Russian Propaganda : “Firehose of falsehood” pada Pemilu 2019 (dalam kajian psikologi)”

Dalam Rapat Pimpinan Polri 2019, dilanjutkan dengan  Pembekalan pembekalan yang disampaikan oleh :            Pembekalan dari  Kabaintelkam, dimana topik yang disampaikan  mengenai  : “Analisa dan evaluasi Pilkada serta Prediksi Ancaman dan Gangguan terhadap Pemilu Tahun 2019”
Pembekalan dari  Kabaharkam Polri dengan topik : “Potensi kerawanan Pemilu serta upaya pencegahan dan pengamanannya”
Pembekalan Asops Kapolri dengan topik : “Analisa dan evaluasi pengamanan Pilkada 2018 dan kesiapan Polri melaksanakan Pengamanan Pemilu tahun 2019”
Pembekalan dan Pembulatan serta Penutupan Rapim Polri tahun 2019 oleh Wakapolri.

Pejabat yang hadir dalam Rapat Pimpinan Polri Tahun 2019 yaitu:
Wakapolri
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI
Ketua Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Anggota DPR RI (Budiman Sudjatmiko, M.Sc, M.Phil)
Psikologi Organisasi (Dr. Sabrina Anjara)
Petinggi Polri, Pejabat Mabes Polri, dan para Kapolda/ Kepala Satuan Wilayah Polri
Karo Ops, Dir Intel, Dir Sabhara, Dansat Brimob Polda Jajaran.  (Bny)**


Kasdam III/Siliwangi Tinjau Cisanti Dan Sektor Pembibitan



Mitrapolisi.co.id-Kertasari
 Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurchahyanto, M.Sc meninjau hulu Sungai Citarum atau Situ Cisanti di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Rabu 30/01/2019.

Kedatangan Kasdam tersebut untuk mengetahui secara langsung perkembangan terkini Situ Cisanti dan Sektor Pembibitan saat ini.

Setibanya di Situ Cisanti Kasdam dan rombongan  menyempatkan memantau Situ Cisanti sebagai Hulu Sungai Citarum dan langsung menuju dermaga untuk mengitari Situ Cisanti dengan menggunakan perahu LCR.

Pada kunjungan Kasdam tersebut tampak didampingi oleh Kolonel Inf Barus, Dansektor 1 pembibitan Letkol Inf Chairul Anam, Dan sektor 2 Kolonel Inf Mulyono, Dandim 0609/Kab. Bandung Letkol Arh  Teguh Waluyo dan jajaran TNI lainnya.

Usai kegiatan di Situ Cisanti, Kasdam III/Siliwangi dan rombongan menuju lokasi Sektor Pembibitan yang lokasinya tidak jauh dari Situ Cisanti. Dan setibanya di lokasi pembibitan Kasdam menerima paparan singkat tentang kegiatan yang telah dilaksanakan dan kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan.

Kasdam menjelaskan" Sebagai Kasdam III/Siliwangi, saya punya kewajiban untuk mengetahui secara langsung kondisi dilapangan atas tugas-tugas yang telah dilaksanakan oleh Prajurit Kodam III/Siliwangi yang tergabung dalam Satgas Citarum Harum.

" Sehingga kita dapat mengetahui kendala yang dihadapi dilapangan dan  bagaimana personil dapat mengatasi kendala-kendala tersebut, " imbuhnya.

Kasdam mengingatkan, " setiap kegiatan yang dilaksanakan harus melibatkan masyarakat, bekerja bersama-sama masyarakat dan sekaligus untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat ".

Dengan kondisi Sungai Citarum saat ini yang relatif membaik dari sebelumnya, kita semua berharap agar masyarakat juga turut menjaga alam, menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.
(Bny/Pendam III/Siliwangi).

Kapolda Jabar : Kapolri Berikan Arahan Strategi Polri Dalam Pengamanan Pemilu 2019

Mitrapolisi.co.id-Jakarta
                                                           
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I. mengikuti kegiatan Rapat  Pimpinan Polri Tahun 2019, bertempat di Gedung Tri Brata Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, rabu 30/01/2019
Kapolda Jabar, Irjen Pol.Drs. Agung Budi Maryoto M.S.I mengikuti Kegiatan Rapat Pimpinan Polri Tahun 2019 dengan
Tema  yaitu *”Polri Yang Promoter, Siap Mengamankan Pemilu 2019 dan Menjaga Stabilitas Kemananan dalam Negeri Guna keberlangsungan Pembanguanan Nasional”*

Dalam kegiatan Rapat Pimpinan Polri Tahun 2019 diadakan Diskusi Panel I tentang Ketahanan Pangan  dengan Pembicara :
yang mewakili Menteri Pertanian dengan topik : “Upaya Kementan untuk menjaga stabilitas pangan“
Dirut Bulog dengan topik : “Kebijakan Bulog dalam menjaga Ketahanan Pangan 2019“
Menteri Perdagangan dengan topik : “Kebijakan Kemendag dalam rangka menjaga stabilitas Ketahanan Pangan dan mencegah defisit Perdagangan“
Menteri Perindustrian dengan topik : “Kemampuan Negara dalam membangun industri, memperluas lapangan kerja dan memberikan konstribusi untuk Pembangunan dan meningkatkan pendapatan Negara“
Kasatgas Pangan (Karobinops Bareskrim Polri) dengan topik : “Upaya Satgas Pangan dalam mencegah praktek curang terhadap kebutuhan pokok dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional”

Selanjutnya Kegiatan dilanjutkan dengan  Penandatanganan MOU atau  Nota Kesepahaman antara Polri dengan Kemenpora, BNP2TKI serta KPU.

Pada kesempatan tersebut  Kapolri memberikan arahan mengenai Strategi Polri dalam mengamankan dan menyukseskan Pemilu serta arah kebijakan Kapolri guna mendukung Rencana Kerja Pemerintah tahun 2019.
Kemudian dilaksanakan Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dan Bintang Bhayangkara Nararya yang dihadiri oleh  Panglima TNI, KSAD, KSAU, KSAL, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI, serta Ketua BPK.

Kemudian acara Diskusi Panel  II  dilanjutkan berkaitan dengan Ketahanan Ekonomi dengan pembicara yaitu :
Menteri Keuangan dengan topik : “Arah Kebijakan Pemerintah di Bidang Keuangan tahun 2019 guna keberlangsungan pembangunan nasional”
Deputi Gubernur BI dengan topik : “Arah Kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem moneter dan nilai rupiah”
Ketua OJK dengan topik : “Potensi ancaman dan gangguan dunia jasa keuangan dalam Pemilu 2019 dan Pembangunan Nasional serta peran Polri mengatasinya”
Ketua PPATK dengan topik :  “Potensi transaksi keuangan yang mencurigakan dalam Pemilu 2019 dan pembangunan nasional serta peran aktif Polri
mengatasinya“
Ketua KPK dengan topik : “Strategi KPK dalam mengawal Pembangunan Nasional dan Pemilu 2019 guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi”

Setelah Diskusi Panel II selesai, kegiatan dilanjutkan dengan  Pembekalan Irwasum Polri dengan topik : “Strategi Itwasum Polri dalam mendukung Operasi Mantap Brata 2019”
dan Pembekalan Asrena Kapolri (selaku Kasatgas Nusantara) dengan topik : “Politik identitas dan isu sara potensi disintegrasi bangsa, peran aktif Polri mengantisipasinya”

Pejabat yang hadir pada Rapat Pimpinan Polri  Tahun 2019 yaitu :
Kapolri
Wakapolri
Menteri Perdagangan RI
Menteri Perindustrian RI
Menteri Keuangan RI
Gubernur Bank Indonesia
Direktur Utama Bulog
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Petinggi Polri, Pejabat Mabes Polri, dan para Kapolda/ Kepala Satuan Wilayah Polri
Karo Ops, Dir Intel, Dir Sabhara, Dansat Brimob Polda Jajaran.  (Bny)**