Sabtu, 24 November 2018

Wagub Jabar Minta BPSK Perjuangkan Hak Konsumen

Mitrapolisi/
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum atas nama Menteri Perdagangan RI melantik dan mengambil sumpah anggota dan anggota pengganti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Garut, Indramayu, Cirebon, Sukabumi, Purwakarta, Kota Tasikmalaya dan Kota Bandung, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Jumat (23/11/18).

Pasca dilantik, Wagub meminta BPSK yang anggotanya terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan konsumen, untuk lebih gencar lagi memperjuangkan hak konsumen.

"Saya harap BPSK terus memperjuangkan hak-hak konsumen," ujarnya.

Uu mengatakan, Keberadaan BPSK belum begitu terdengar di telinga masyarakat. Sehingga masyarakat yang ingin mengadu tentang masalah sengketa konsumen tidak tahu harus disampaikan kemana.

"Banyak keluhan yang sampai ke kami padahal ada lembaga yang khusus menyelesaikan sengketa konsumen, ini agar lebih fokus. Terutama yang paling sering dikeluhkan adalah masalah leasing kendaraan tolong bantu mereka," kata Uu.

Oleh karena itu BPSK harus lebih eksis dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

"Mulai besok saya ingin mendengar BPSK sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat," pintanya.

Sosialisasi bisa dilakukan dengan cara membuat iklan layanan di media mengenai kewenangan BPSK, hak konsumen dan cara pengaduan.

"Kalau perlu buat iklan di media untuk pengaduan masyarakat, kasih nomer telepon karena mereka butuh kehadiran BPSK," tutur Uu.

Setelah sosialisasi dilakukan langkah berikutnya masyarakat harus diberikan pendidikan atau pemahaman tentang regulasi sengketa konsumen dan cara  penyelesaiannya. Selain itu, bila terdengar ada kejadian sengketa konsumen, BPSK agar langsung turun ke lapangan jangan menunggu ada laporan masuk.

"Ada kepedulian dan kepekaan kalau mendengar ada kejadian sengketa konsumen langsung selesaikan jangan menunggu dipanggil tapi jemput bola," pungkas Uu.

Een Sukaesih Award, Ini Lima Guru Inspiratif Jawa Barat 2018

Mitrapolisi/
BANDUNG -- Untuk ketiga kalinya, Dinas Pendidikan Jawa Barat bekerjasama dengan Inilah Koran didukung Bank BJB memberikan Anugerah Guru Inspiratif Jawa Barat "Een Sukaesih Award (ESA) 2018".

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir membuka secara langsung acara ESA 2018 yang digelar di Aula Timur Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Kamis malam (22/11/18).

Melalui anugerah ini, Wagub Uu berharap sosok Een Sukaesih bisa menjadi inspirasi bagi para guru yang ada di Jawa Barat. Bagi Uu, Een Sukaesih adalah seorang yang memiliki idealisme dalam kehidupan dan idealismenya tersebut digunakan untuk kemaslahatan orang banyak.

Uu juga berpesan kepada para tenaga pendidik yang ada di Jawa Barat agar bukan hanya materi pelajaran saja yang diberikan kepada peserta didik. Namun, rasa kasih sayang antara guru dan murid juga perlu diberikan untuk kesuksesan generasi yang akan datang.

"Saya berharap kepada para pendidik, bukan hanya materi pelajaran yang diberikan, bukan sertifikasi, bukan jam pelajaran saja yang diberikan, tapi rasa kasih sayang antara guru dan murid untuk suksesnya generasi yang akan datang," ujar Uu dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Suhanggang menuturkan, penghargaan Guru Inspiratif Jawa Barat ini dimulai sejak 2016 lalu. Hal ini sebagai salah satu bentuk komitmen Pemda Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui apresiasi yang diberikan kepada para guru yang ada di Jawa Barat.

“Tujuan penghargaan ini untuk mendorong, memotivasi, dan menginspirasi para pendidik untuk terus mengembangkan pendidikan melalui pendidikan kasih sayang dan keikhlasan,” tutur Asep dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Ada lima kategori yang diberikan, yaitu:
1. Guru Inspiratif TK/RA/TKLB dimenangkan oleh Neni Utami Adiningsih dari RA Alif, Cileunyi, Kabupaten Bandung;
2. Guru Inspiratif SD/MI/SDLB (Nono Daryono dari SDT Krida Nusantara, Kota Bandung);
3. Guru Inspiratif SMP/MTs/SMPLB (Endang Wahyu Widisari dari SMPN 4, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat);
4. Guru Inspiratif SMA/SMK/MA/SMALB (Yamin Kamaludin dari SMAT Baiturrahman, Ciparay, Kabupaten Bandung); dan
5. Guru Inspiratif Pendidikan Nonformal/Informal (Rohman Gumilar dari TBM Bina Kreasi Muda, Kabupaten Sumedang).

Hadiah yang diberikan kepada para pemenang yaitu trofi dan uang tunai sebesar Rp 20 juta untuk pemenang pertama dari setiap kategori dan bagi para nominasi hadiah uang tunai besar Rp 2 juta.

Penggunaan nama Een Sukaesih dalam penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan atas kiprah dan pengabdian Wa Een (sapaan akrab Een Sukaesih) terhadaP dunia pendidikan. Een yang juga dijuluki Sang Guru Qalbu telah mengabdikan hidupnya untuk mendidik anak-anak di kampungnya 

Atalia Resmi Jadi Bunda PAUD Jawa Barat

Mitrapolisi/
KAB. BANDUNG BARAT --  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Jawa Barat. Ia dikukuhkan langsung oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat Dadi Iskandar di Wisata Berkuda Paku Haji, Tani Mulya Ngamprah Kab. Bandung Barat, Jum'at (23/11/18).  

Atalia berharap nantinya anak-anak usia dini mendapatkan pengajaran yang sesuai dengan tumbuh kembang, sehingga apapun yang diberikan pada anak-anak tetap dalam porsi yang cukup tanpa membebani mereka. Dalam hal ini pihaknya bersama mitra Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terdiri dari Himpaudi, IGTKI, IGRA dan lainnya akan terus mendukung anak Indonesia agar cerdas, ceria, kreatif dan berakhlak mulia.  

"Kami berharap mereka mendapat pengajaran sesuai dengan tumbuh kembang mereka. Bagaimana mereka bisa tetap ceria, mereka bermain sambil belajar sedemikian rupa sehingga apapun yang diberikan itu betul-betul komplit tetapi tidak membebani mereka," ujar Atalia. 


Acara ini dirangkaikan dengan Launching Rintisan Pramuka Pra Siaga, dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter di satuan PAUD. Menurut Atalia, hal ini sangat penting untuk meningkatkan karakter pada anak usia dini.  

"Jadi ini hal yang sangat penting sekali bagi kita untuk terus menguatkan karakter pada anak anak usia dini, bagaimana mereka bisa menjadi kokoh untuk menghadapi semua  tantangan kedepan," tambahnya.  

Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasbi mengatakan kegiatan ini dapat menunjukkan bahwa semua elemen di Provinsi Jawa Barat telah sangat memahami pentingnya melakukan investasi dibidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 


"Ini sudah sangat sejalan dengan kebijakan ditingkat global maupun tingkat nasional. Di tingkat global, pendidikan usia dini ditempatkan sebagai isu yang paling strategis dalam upaya membangun dunia yang lebih baik di masa yang akan datang," katanya 


Sedangkan ditingkat nasional, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pemerintah telah menetapkan beberapa instrumen kebijakan untuk mengutamakan pendidikan anak usia dini.



"Hal ini berarti, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sama wajibnya dengan pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah, dan berlaku mulai tanggal 1 Januari 2019 nanti," tutup Hasbi.

Genap 4 Tahun, Ini Harapan Wagub Jabar Kepada BIJB

Mitrapolisi/
MAJALENGKA - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melontarkan harapannya kepada PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang saat ini menginjak usia 4 tahun.

Setelah penerbangan pertama dilakukan pada Mei 2018 lalu, BIJB diharapkan gencar melakukan promosi agar lebih dikenal masyarakat luas dan mau menggunakan jasa BIJB untuk bepergian. Para pengurus PT BIJB juga harus melakukan kerjasama dengan berbagai pihak.

"Harapannya semakin eksis, promosi harus lebih gencar agar semakin populer dan dipercaya masyarakat," kata Wagub Uu saat menghadiri acara syukuran ke-4 tahun BIJB di area terminal BIJB, Sabtu, (24/11/18).

BIJB sebagai BUMD yang 99% sahamnya milik Pemprov Jabar ini diharapkan pula segera menambah rute penerbangan baru baik domestik maupun internasional beserta maskapainya. Saat ini BIJB baru memiliki 5 rute penerbangan yaitu Kertajati - Surabaya, Medan, Madinah, Lampung dan Semarang.

Selain itu, sebagai Bandara satu-satunya di Indonesia yang dimiliki BUMD, kehadiran BIJB diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Semoga BIJB bisa cepat menghasilkan uang untuk pemasukan PAD," ujar Uu.

Sebelumnya Pemprov Jabar telah mengusulkan pergantian nama Bandara kepada pemerintah pusat. Uu berharap nama tersebut segera diputuskan dalam waktu dekat. Nama Bandara yang diusulkan dan telah melalui proses pemilihan itu antara lain, KH Abdul Halim, Syarif Hidayatullah dan Bagusrangin.

"Nama-namanya sudah bagus sekali dan memiliki nilai sejarah, semoga segera diputuskan," ucapnya.

Tak lupa dalam kesempatan itu, Wagub Uu juga berterima kasih kepada Gubernur Jabar periode sebelumnya Ahmad Heryawan, atau yang lebih akrab disapa dengan Aher. Menurutnya, Aher memiliki jasa yang besar dalam pendirian dan pembangunan Bandara yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Jabar dan menjadi Bandara terluas kedua setelah Soekarno Hatta itu.

"Terima kasih kepada Kang Aher yang sudah merintis melahirkan BUMD BIJB ini atas perjuangan dan jasa-jasanya," tutur Uu.

Di usianya yang keempat, menurut Direktur Utama BIJB Virda Dimas Ekaputra, BIJB memiliki tantangan yang besar kedepannya. Agar Bandara ini ramai secara komersil pihaknya secara bertahap akan menambah rute penerbangan. Diakhir tahun ini ditargetkan memiliki 14 rute penerbangan.

"Dalam waktu dekat kita akan menambah rute baru yaitu Balikpapan dan Pontianak. Kami berupaya ada 14 rute sampai akhir tahun ini agar di tahun 2019 bisa jauh lebih banyak lagi," ungkap Virda.

Landasan pacu atau runway BIJB kini tengah diperpanjang hingga 3000 meter. Bila sudah mencapai angka itu maka akan bisa didaratkan oleh pesawat berbadan lebar.

"Perpanjangan runway sedang berlangsung dan konstruksi selesai Desember ini dan kelengkapan peralatan serta navigasi mudah-mudahan maret 2019 bisa dilaksanakan," katanya.

Pihaknya mencanangkan BIJB tidak hanya akan menjadi smart airport yang akan memiliki aerocity, tetapi kedepan akan menjadi educational airport. Didukung dengan adanya pojok aerospace, perpustakaan, area eksibisi dan taman burung merak.

"Kita punya taman yang ada burung meraknya sebagai impelentasi dari airport yang terbuka ke masyarakat," tutur Virda. 

Peresmian Pabukon Prak Maca

Pada syukuran empat tahun BIJB, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum juga meresmikan taman baca yang diberi nama "Pabukon Prak Maca" yang berada di lantai 3 ruang tunggu keberangkatan penumpang. Dalam hal ini BIJB bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar.

Kepala Dispusipda Jabar Taufik Budi Santoso menuturkan, perpustakaan umum Pabukon Prak Maca di BIJB ini merupakan salah satu program realisasi 100 hari Gubernur Jabar periode 2018-2023. Pabukon Prak Maca berasal dari bahasa Sunda. Pabukon artinya lemari atau rak buku, Prak Maca mengandung arti seruan untuk mengajak baca.

"Lusanya 4 x 4,5 meter persegi dengan koleksi buku berjumlah 700 judul dan 1000 eksepmlar. Ada juga majalah dan koran serta fasilitas e-book yang dapat diakses melalui Tablet yang sudah kami sediakan," jelas Taufik.

Jam buka layanan sementara ini dibuka satu jam sebelum keberangkatan pertama sampai dengan satu jam setelah keberangkatan terakhir.

"Petugasnya berasal dari Dispusipda Kabupaten Majalengka," katanya.

Koleksi perpustakaan hanya bisa diakses dan dibaca ditempat, jadi tidak untuk dipinjam keluar. Sirkulasi pergantian buku dilaksanakan secara reguler.(der)***

Festival Film Bandung (FFB) 2018 di Gelar di gedung sate Bandung

Mitrapolisi/
FFB Kembali ke Pangkuan Ibu Kota Priangan

BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengapresiasi gelaran Festival Film Bandung (FFB) 2018. Terlebih, Forum Film Bandung yang didirikan pada tahun 1987 oleh para seniman, budayawan, wartawan, akademisi, dan praktisi, tak pernah absen menyelenggarakan Festival Film Bandung setiap tahunnya.

Adapun pada tahun 2018 ini, Festival Film Bandung yang telah genap berusia 31 tahun, kembali dilangsungkan di Ibu Kota Priangan, tepatnya di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (24/11/18) sore, dengan tema "The Flower Power."

"Tahun lalu, FFB malah di Jakarta, saya agak kecewa, namanya juga Festival Film Bandung, jadi harus di Bandung. Nah, kami sudah bertekad menjadikan program unggulan di setiap tahun, karena kan diliput secara nasional, jadi "Top Of Mind" para industri film, sehingga Insyaallah mulai tahun depan secara permanen harus terus di Bandung dengan dukungan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Gubernur Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa dengan Emil pun bertekad akan mendukung produksi film sebagai salah satu komoditas industri kreatif. Dengan harapan, film dapat menjadi alat yang ampuh dalam mempromosikan potensi suatu daerah, khususnya di bidang pariwisata.

"Saya adalah penggemar film, saya pendukung, kalau ada produksi saya bantu perizinan contoh, ada kesulitan saya turun, saya beresin langsung, diluar itu lima detik 10 detik saya main jadi cameo, hanya menunjukan supporting aja, bukan mau jadi profesi," tambah Gubernur Emil.

"FFB sudah 31 tahun, kita berharap di usia yang panjang ini sudah seharusnya  naik kelas ke level internasional, ini semangatnya sama dengan visi Jawa Barat sebagai provinsi pariwisata, deal-nya saya permudah urusan perizinan syutingnya, tapi tolong promosikan pariwisata- pariwisata di Jawa Barat," kata Emil.

Pada gelaran tahun ini, para juri telah menganalisis sekitar 137 film yang meramaikan dunia perfilman tanah air, dan terpilih lima nominasi di setiap kategori penghargaan.

Berikut daftar nominasi film & narafilm terpuji Festival Film Bandung 2018 yang dibacakan, diantaranya:

- Nominasi Film Bioskop Terpuji.
1) Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Koki-koki Cilik, produksi MNC Pictures.
3) Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
4) Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
5) Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
Pemenang: Sultan Agung

- Nominasi Sutradara Terpuji Film Bioskop.
1) Edwin, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Hanung Bramantyo, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
3) Hestu Saputra, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
4) Ifa Isfansyah, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
5) Mouly Surya, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
Pemenang: Hanung Bramantyo

- Nominasi Penulis Skenario Terpuji Film Bioskop.
1) Andibachtiar Yusuf & M. Irfan Ramly, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
2) Ifan Ismail, BRA Mooryati Soedibyo & Bagas Pudjilaksono, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
3) Mouly Surya & Rama Adi, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Upi, film My Generation, produksi IFI Sinema.
5) Vera Varidia, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
Pemenang: Ifan Ismail

- Nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop.
1) Adipati Dolken, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Ario Bayu, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
3) Dion Wiyoko, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
4) Gading Marten, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
5) Vino G. Bastian, film Chrisye, produksi MNC Pictures & Vito Global Visi.
Pemenang: Ario Bayu

- Nominasi Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Bioskop.
1) Acha Septriasa, film Bunda: Kisah Cinta 2 Kodi, produksi Inspira Pictures.
2) Chelsea Islan, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
3) Marsha Timothy, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Pevita Pearce, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
5) Putri Marino, film Jelita Sejuba, produksi Drelin Amagra Pictures.
Pemenang: Marsha Timothy

- Nominasi Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop.
1) Baim Wong, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Donny Alamsyah, film Insya Allah Sah 2, produksi MD Pictures.
3) Morgan Oey, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
4) Marthino Lio, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
5) Verdi Solaiman, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
Pemenang: Morgan Oey

- Nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Bioskop.
1) Adinia Wirasti, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
2) Cut Mini, film Posesif, produksi Palari Films.
3) Dea Panendra, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
4) Happy Salma, film Buffalo Boys, produksi Infinite Studios, Zhao Wei Films & Screenplay Infinite Films.
5) Laura Basuki, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
Pemenang: Cut Mini Theo

- Nominasi Penata Editing Terpuji Film Bioskop.
1) Cesa David Lukmansyah, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
2) Ryan Purwoko, film The Underdogs, produksi Starvision.
3) Sahadadti Adjie SP, film My Generation, IFI Simena.
4) Sentot Sahid, film Arini, produksi Max Pictures & Matta Cinema.
5) Wawan I. Wibowo, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
Pemenang: Ryan Purwoko

- Nominasi Penata Kamera Terpuji Film Bioskop.
1) Batara Goempar, film Posesif, produksi Palari Films.
2) Faozan Rizal, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
3) Gilang Galih, film The Gift, produksi Seven Sunday Films.
4) Yadi Sugandi, film Koki-Koki Cilik, produksi MNC Pictures.
5) Yunus Pasolang, film Kafir, produksi Starvision.
Pemenang: Yunus Pasolang

- Nominasi Penata Musik Terpuji Film Bioskop.
1) Andhika Triyadi, film Hujan Bulan Juni, produksi Sinema Imaji & Starvision.
2) Fajar Yuskemal, film Sebelum Iblis Menjemput, produksi Sky Media, Legacy Pictures & Ideate Media.
3) Purwacaraka, film Si Doel the Movie, produksi Falcon Pictures.
4) Tya Subiakto, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
5) Zeke Khaseli & Yudhi Arfani, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
Pemenang: Zake Khaseli & Yudhi Arfani

- Nominasi Penata Artistik Terpuji Film Bioskop.
1) Adam Fauzan Sudrajat, film Love for Sale, produksi Visinema Pictures, Stay Connected Media & 13 Entertainment.
2) Adrianto Sinaga, film Wiro Sableng 212, produksi Lifelike Pictures.
3) Edy Wibowo, film Sultan Agung, produksi Mooryati Soedibyo Cinema & Dapur Film.
4) Frans XR Paat, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, produksi Cinesurya & Kaninga Pictures.
5) Oscart Firdaus, film Terbang: Menembus Langit, produksi Demi Istri Production.
Pemenang: Edy Wibowo

- Nominasi Film Televisi Terpuji Festival Film Bandung
1) Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
3) Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
4) My Trip My Adventure the Movie: The Lost Paradise, produksi Transinema Pictures, tayang di TRANS TV.
5) Pesan Terakhir Laila Majnun, produksi Millenium Visitama Film, TRANS 7.
Pemenang: My Trip My Adventure (The Movie): The Lost Paradise

- Nominasi Sutradara Terpuji Film Televisi.
1) Deni Pusung, FTV Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Ginanti Rona, FTV Madu dari Surga, produksi Trans 7 & Unlimited Production, tayang di TRANS 7.
3) Joe Sandjaya, FTV Pinjaman kepada Allah, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
4) Kiky ZKR, FTV Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
5) Usman Jiro, FTV Kebaikan yang Dilupakan, produksi Mega Kreasi Film, tayang di INDOSIAR.
Pemenang: Kiky ZKR

- Nominasi Penulis Skenario Terpuji Film Televisi.
1) Daniel Tito & Cyntia S. Wardhana, FTV Primadona Pembawa Cinta, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
2) Imam Salimy, FTV 7 Langkah Terakhir, produksi Trans 7 & Unlimited Production, tayang di TRANS 7.
3) M. Haris Suhud, FTV Mengejar Impian, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
4) Musfar Yasin, FTV Hari-Hari Guru Jalil, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
5) Raditya & Alifia Kurniasih, FTV Arena untuk Arini, produksi Limelight Pictures, tayang di SCTV.
Pemenang: M Haris Suhud

- Nominasi Pemeran Pria Terpuji Film Televisi.
1) Alfie Alfandy, FTV Panggilan Tak Terjawab, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
2) Miqdad Addausy, FTV Lubang Tikus, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
3) Nikki Frazetta, FTV Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
4) Rama Michael, FTV Pesan Terakhir Laila Majnun, produksi Millenium Visitama Film, TRANS 7.
5) Ridho Illahi, FTV Suami yang Tak Dianggap, produksi Mega Kreasi Film, tayang di INDOSIAR.
Pemenang: Miqdad Addausy

- Nominasi Pemeran Wanita Terpuji Film Televisi.
1) Amanda Manopo, FTV Pemuja Mantan, produksi MD Entertainment, tayang di TRANS TV.
2) Denira Wiraguna, FTV Sebenarnya Cinta, produksi Surya Citra Televisi & Citra Sinema, tayang di SCTV.
3) Laudya Cynthia Bella, FTV Insya Allah Jodoh, produksi Tobali Putra Production, tayang di RCTI.
4) Rachel Amanda, FTV Malaikat Pelantun Rindu, produksi Trans 7 & RK 23 Pictures, tayang di TRANS 7.
5) Rianty Cartwright, FTV Pinjaman kepada Allah, produksi Max Pictures, tayang di RCTI.
Pemenang: Denira Wiraguna

- Nominasi Serial Televisi Terpuji
1) Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
2) Jejak Suara Adzan, produksi Netmediatama, tayang di NET TV.
3) Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
4) The Power of Emak-Emak, produksi Lemon Tree Production, tayang di TRANS 7.
5) Ummi, produksi Multivision Plus, tayang di ANTV.
Pemenang: Orang Ketiga

- Nominasi Sutradara Terpuji Serial Televisi.
1) Agus Elias, serial Tiada Hari yang Tak Indah, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
2) Maruli Ara, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
3) Rully Manna, serial Kun Anta, produksi MNC Pictures, tayang di MNC TV.
4) Yogi Yose, serial Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
5) Yoyok Dumpring, serial Jejak Suara Adzan, produksi Netmediatama, tayang di NET TV.
Pemenang: Maruli Ara

- Nominasi Pemeran Pria Terpuji Serial Televisi.
1) Eza Gionino , serial Aku Bukan Ustadz, produksi MNC Pictures, tayang di RCTI.
2) Hamas Syahid, serial Kun Fayakun, produksi Antv Pictures & Tobali Putra Production, tayang di ANTV.
3) Randy Martin, serial Best Friend Forever, MD Entertainment, tayang di TRANS TV.
4) Rionaldo Stockhorst, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
5) Rizky Nazar, serial Sodrun Merayu Tuhan, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
Pemenang: Eza Gionino

- Pemeran Wanita Terpuji Serial Televisi.
1) Audy Marissa, serial Semua Indah Karena Cinta, produksi Multivision Plus, tayang di RCTI.
2) Cut Syifa, serial Jodoh yang Tertukar, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
3) Evi Masamba, serial Warteg DKI, produksi Antv Pictures & Verona Pictures, tayang di ANTV.
4) Marshanda, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
5) Naysilla Mirdad, serial Orang Ketiga, produksi SinemArt, tayang di SCTV.
Pemenang: Marshanda

Selain itu ada pula penganugerahan Khusus untuk film bermuatan lokal yang diraih judul film: Yowis Ben, Produksi StarvisionPlus

Ada pula sejumlah Film Impor yang jadi favorit masyarakat Indonesia diantaranya: Tully, Golden Slumber, Annabelle: Creation, Searching, Star Wars: The Last Jedi, 1987: When the Day Comes, Peter Rabbit, Molly's Game, Along with the Gods, Raazi, Mission: Impossible - Fallout, The Zookeeper's Wife, Ferdinand, 6 Days, The Battleship Island, Padman, Hereditary, The Foreigner, Incredibles 2, Only the Brave, All the Money in the World, Loving Vincent, The Greatest Showman, Red Sparrow, The Post, Sanju, Ghost Stories, Breathe, Midnight Sun, Christopher Robin, Mumon: The Land of Stealth, Sicario 2: Day of Soldado, Coco, IT, Paddington 2, Wonder, Wind River, Thor: Ragnarok, Baby Driver, Blade Runner 2049, A Quiet Place, Black Panther, The Shape of Water, Lady Bird, Darkest Hour, Deadpool 2, Ready Player One, The Killing of a Sacred Deer, Solo: A Star Wars Story, Avengers: Infinity War.

Lebih spesial, yaitu penghargaan "Life Time Achievment", yang ditujukan sebagai wujud penghargaan atas jasa dan pengabdian insan perfilman yang dianugerahkan kepada tokoh film senior: Ade Irawan, dan Berry Prima.(der)*

Minggu, 11 November 2018

Presiden Terima Anugerah 'Pinisepuh' Paguyuban Pasundan

Mitrapolisi/
BANDUNG - Presiden RI Joko Widodo menerima penganugerahan sebagai Pinisepuh Paguyuban Pasundan dari Paguyuban Pasundan di Komplek Perkantoran Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, Minggu (11/11/18). 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmuzi, ditandai dengan penyematan Pin Kujang Emas dan pemberian cenderamata.  

"Saya ucapkan terimakasih. Tentu saja saya merasa terhormat diberikan anugerah ini," ungkap Jokowi.  

Presiden mengatakan meskipun mendapat anugerah gelar itu, ia akan tetap fokus dan konsentrasi terhadap pekerjaan-pekerjaan yang belum diselesaikan, khusunya di Jawa Barat.  

Menurutnya, masih banyak pekerjaan besar di wilayah Jawa Barat yang harus diselesaikan, seperti;  Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan), Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), serta pembangunan waduk. 


"Dengan ini, saya akan tetap fokus dan konsentrasi dengan pekerjaan yang belum saya selesaikan, terutama di Jawa Barat. Kita masih ada Tol Cisumdawu, Tol Bocimi, Waduk yang belum selesai. Jadi masih banyak yang harus diselesaikan," tuturnya. 


Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Didi Turmuzi mengatakan gelar Pinisepuh diberikan kepada orang-orang yang penuh pengabdian dan berjasa pada negara dan bangsa. Didi menuturkan, kiprah Jokowi dalam memperkaya kehidupan budaya nasional terutama budaya Sunda telah memberikan kesempatan yang masyarakat untuk bisa hidup layak, berkembang dalam masyarakat. 


"Alasannya, masyarakat pasundan adalah masyarakat yang terbuka, positif, husnuzon. Jadi siapapun yang berbeda suku dan agama adalah saudaranya, terlebih Pak Jokowi adalah presiden yang telah membangun infrastruktur di Jawa Barat," papar Didi.
  

Kontribusi Paguyuban Pasundan di bidang budaya dan pendidikan sudah tercatat dan diakui masyarakat. Kekayaan yang dikelola Paguyuban Pasundan mencakup antara lain; Perguruan Tinggi, Sekolah dan Koperasi yang tidak hanya menyumbang tenaga-tenaga terdidik bagi pembangunan daerah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja tanpa tergantung kepada pihak-pihak ketiga. 


Tak lupa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengucapkan selamat dan menuturkan harapannya agar ke depan Presiden Jokowi terus berkunjung ke Provinsi Jawa Barat dan memberikan nasihat serta arahan kepada masyarakat Jawa Barat agar bisa terus berkembang.  

"Dengan semangat silih asah, silih asuh, silih asih kami ingin membangun Jawa Barat Juara Lahir Batin, oleh karena itu kami ingin menyukseskan Nawacita di bidang budaya," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.  

"Sebagai Pinisepuh Paguyuban Pasundan, kiranya Bapak Presiden dari waktu ke waktu berkenan terus berkunjung ke Jawa Barat dan memberikan nasehat, arahan serta tegur sapa agar Paguyuban Pasundan sebagai organisani Masyarakat tertua di bumi Pasundan lebih berkembang lagi," harapnya. (def)*

Presiden: Jawa Barat Akan Jadi Pelopor Kondusifitas di Indonesia

Mitrapolisi/
BANDUNG – Sebanyak 165 komunitas kreatif di Jawa Barat menggelar Deklarasi Jabar Kondusif di Jl. Braga Kota Bandung, Minggu (11/11/18).

Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir dalam acara deklarasi yang juga dihadiri para tokoh agama ini menyambut baik atas digelarnya deklarasi tersebut.

Untuk itu, melalui deklarasi ini Presiden menyebut bahwa Jawa Barat akan menjadi contoh bagi daerah lain untuk menjaga kondusifitas di daerahnya masing-masing.

“Dan kalau melihat seperti ini – saya melihat bahwa Bandung, bahwa Provinsi Jawa Barat akan menjadi pelopor bagi ketenangan, kondusifitas negara yang kita cintai, Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden juga menyatakan bahwa persatuan dan kerukunan merupakan aset terbesar republik ini. Meskipun berbeda suku dan agama, diharapkan tidak menjadi penghalang ketenangan dan kedamaian di negeri ini.

“Semua warga negara Indonesia menginginkan agar Tanah Air kita yang berbeda suku, berbeda agama, berbeda bahasa daerah, yang berbeda-beda semuanya. Tetap dalam kondisi yang tenang, yang rukun, yang tetap terus bersatu," ucap Presiden.

"Karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan dan kerukunan,” lanjutnya.

Sementara itu, Gubernur Ridwan Kamil berharap Presiden bisa melihat energi positif dan energi kreatif dari masyarakat Jawa Barat setelah berkunjung selama dua hari ini. Termasuk energi kedamaian yang ada di bumi Parahyangan ini.

“Hari ini kita akan deklarasi Jabar Kondusif, pak (Presiden),” tutur Emil, sapaan Ridwan Kamil.

“Di belakang bapak adalah tokoh-tokoh agama dari semua yang siap menyatakan akan menjaga perdamaian, menjaga kondusifitas menuju Jawa Barat Juara Lahir Bathin, menuju Indonesia hebat, menuju apapun dengan damai,” tandasnya.

Berikut Deklarasi Jabar Kondusif yang dibacakan oleh Budi Dalton, mewakili komunitas kreatif di Jawa Barat.

"Deklarasi Jabar Kondusif"

Komunitas Kreatif Jawa Barat akan tetap mendorong dan menjaga suasana yang nyaman dan aman di provinsi ini, sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga dan dengan demikian menciptakan ruang yang bebas bagi mereka di dalam mengekspresikan diri dalam karyanya.

Guna turut membantu pemerintah menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan demi persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

Bandung, 11 November 2018

Sebagai bentuk apresiasi kepada Presiden, Budi mewakili komunitas kreatif Jabar memberikan jaket kulit bertuliskan Jabar kondusif yang langsung dipakai oleh Presiden. Sebelumnya, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Emil dan rombongan komunitas kreatif Jabar mengendarai sepeda motor menuju lokasi Deklarasi Jabar Kondusif melewati Jalan Merdeka Kota Bandung dari Kantor Paguyuban Pasundan di Jalan Sumatera Kota Bandung.

Sebelum deklarasi, Presiden dan Gubernur Emil pun sempat mengunjungi berbagai stand pameran dari 165 komunitas kreatif. Salah satu hal yang menarik perhatian Presiden adalah stand pameran motor antik. (def)*

Sabtu, 10 November 2018

Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari pahlawan10 November 2018 di Taman makam pahlawan cikutra Bandung

Mitrapolisi/
Upacara peringatan Hari Pahlawan 2018 di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu, 10 November 2018, Presiden Joko Widodo atau Jokowo kemudian menuju Gedung Sate.
Presiden kemudian melepas sekaligus mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda. Acara ini diadakan oleh Kodam III/Siliwangi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Gowes Bandung Lautan Sepeda pagi hari ini saya nyatakan diberangkatkan! 5, 4, 3, 2, 1!" kata Presiden sambil mengangkat bendera kotak-kotak hitam putih.
Presiden kemudian menaiki sepeda ontel yang telah disediakan. Ia bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mulai mengayuh sepedanya masing-masing.
Selain itu tampak hadir juga Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.
Adapun rute yang ditempuh Presiden yaitu Gedung Sate – Jalan Diponegoro – Jalan Ir. Juanda – Jalan Merdeka – Jalan Aceh – Jalan Banda – Pintu Belakang Gedung Sate.
Di sepanjang perjalanan, masyarakat tampak menyambut Kepala Negara dengan melambaikan tangan maupun bendera kecil. Kepala Negara pun membalas lambaian tangan mereka sambil tersenyum dan mengayuh sepedanya.
Usai tiba di garis finish, Presiden Jokowi menjelaskan alasannya mengenakan seragam ala Bung Tomo.
"Ini kan Hari Pahlawan, 10 November, jadi suasana di tahun-tahun 45, di masa-masa perjuangan, suasana itu yang kita munculkan. Suasana itu yang kenapa saya pakai pakaian ini,"(ds)*


Kamis, 08 November 2018

Cegah Stunting, Jabar Akan Gelar Kampanye Zero Stunting 2023

Mitrapolisi/
KAB. CIANJUR -- Sebagai bentuk komitmen untuk mencegah dan menangani kasus stunting (tumbuh kerdil), Pemda Provinsi Jawa Barat akan menggelar kampanye "Gerakan Jabar Menuju Zero Stunting 2023" pada 18 November di Lapangan Gasibu Kota Bandung.

Hal ini diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barar Atalia Praratya saat menghadiri pelatihan Duta Pencegahan Stunting di Gedung Serbaguna Assakinah, Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Kamis (8/11/18).

Atalia berharap melalui kampanye ini, dalam lima tahun mendatang Jawa Barat akan terbebas dari kasus stunting, sehingga Jabar zero stunting akan terwujud.

"Mudah-mudahan akan lebih banyak masyarakat terwawaskan. Mereka akan mampu untuk kemudian menjaga keberlanjutan dari kehidupan anak-anak mereka di kemudian hari," kata Atalia ditemui usai pembukaan acara pelatihan tersebut.

Angka stunting di Jawa Barat sendiri mencapai 29,2% atau 2,7 juta balita termasuk di delapan kabupaten/kota yang memiliki prevalensi stunting masih tinggi. Diantaranya Kabupaten Garut (43,2%), Kabupaten Sukabumi (37,6%), Kabupaten Cianjur (35,7%), Kabupaten Tasikmalaya (33,3%), Kabupaten Bandung Barat (34,2%), Kota Tasikmalaya (33,2%), Kabupaten Majalengka (30,2%), dan Kabupaten Purwakarta (30,1%). Secara nasional angka stunting ada di sekitar 32%.

Lebih lanjut, Atalia menambahkan bahwa sesungguhnya Pemda Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi stunting. Seperti Dinas Kesehatan Prov. Jawa Barat melaksanakan pendampingan kesehatan maternal neonatal dan bimtek peningkatan gizi masyarakat. Sementara BKKBN Jawa Barat, pencegahan stunting dilakukan dengan mengoptimalkan program 1000 hari pertama kehidupan dan pembinaan di kelompok Bina Keluarga Balita (BKB).

Selain itu, program dari DPMD Jawa Barat yakni kegiatan posyandu dan sarjana pendamping desa. Tak ketinggalan PKK Jabar pun melaksanakan pembinaan gizi masyarakat, sosialisasi PHBS dan penguatan posyandu.

“Kemudian yang paling penting adalah kita bekerjasama, kita bersinergi dengan dinas terkait. Karena ternyata dinas-dinas banyak sekali yang terlibat,” ujar Atalia.

“Jadi, kalau dari 27 kementerian ternyata 23 ada keterkaitan dengan stunting ini. Termasuk di Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk PKK di dalamnya, kami bekerjasama untuk pencegahan stunting ini,” tambahnya.

Pencegahan stunting bisa dilakukan dengan tiga hal, yaitu pemberian pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang baik kepada anak. Pemberian pola makan dengan memberikan setengah piring sayur dan buah. Setengah piring lagi makanan pokok berupa karbohidrat dan lauk pauk yang mengandung protein hewani dan nabati.

Para orang tua pun dituntut memberikan sanitasi yang memadai agar anak terbebas dari cacing. Hal ini bisa dilakukan melalui penyediaan air bersih, jamban sehat dan bersih, serta cuci tangan memakai sabun dan air mengalir.

Sementara sejak usia dini, pencegahan stunting juga bisa melalui pemberian asi, seperti inisiasi menyusui dini, pemberian asi eksklusif sampai usai enam bulan, imunisasi, pemberian makanan pendamping asi usia enam sampai dua tahun, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Pelatihan Duta Stunting
Kabupaten Cianjur menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar Pelatihan Duta Pencegahan Stuting. Pelatihan ini mengambil Tema: "Membentuk Generasi Unggul Terbebas dari Stunting Melalui Pengasuhan Berbasis Karakter" pada 8-9 November 2018 di Gedung Assakinah Kabupaten Cianjur.

Pelatihan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memerangi stunting melalui Kantor Staf Kepresidenan. Turut hadir dalam pelatihan yang diikuti sekitar 500 kader posyandu, bidan desa, kader PKK, petugas promosi kesehatan, dan tenaga gizi dari seluruh Kabupaen Cianjur ini, yaitu Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden Brian Sriprahastuti dan narasumber yaitu pendiri Indonesia Heritage Foundation Ratna Megawangi, Ketua Pembina Sentra Laktasi Indonesia Utami Rusli, dan Duta Stunting Jawa Barat.

Untuk tahun ini, Cianjur menjadi salah satu dari 100 daerah yang mendapat prioritas dalam pencegahan stunting di Indonesia. Untuk itu, ada 10 desa prioritas di Kabupaten Cianjur yang mendapat penanganan stunting.

“Harapannya kegiatan (pelatihan) hari ini mampu untuk mendorong teman-teman di kewilayahan lainnya untuk melakukan hal yang sama. Karena di Cianjur ini -- Alhamdulillah yang pertama di Jawa Barat untuk pelaksanaan terkait dengan persiapan duta stunting,” harapnya.(Def)*

Rabu, 07 November 2018

MoU, Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah

Mitrapolisi/ 

BALI -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, menandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Badan Ekonomi Kreatif,  tentang pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Jawa Barat. 

Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat mengungkap, dalam memorandum of understanding (MoU) tersebut, disepakati bahwa, Badan Ekonomi Kreatif, berkewenangan sebagai badan yang memiliki tanggung jawab untuk menetapkan kebijakan ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. 

Sementara Provinsi Jawa Barat, yang memiliki potensi ekonomi kreatif, perlu dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal melalui perluasan produk ekonomi kreatif daerah dengan penyediaan infrastruktur, teknologi informasi, edukasi dan fasilitasi hak kekayaan intelektual serta berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi kreatif. 

Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka Badan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sesuai dengan kedudukan dan kewenangan masing-masing, bersepakat untuk bersama melakukan upaya terkait pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Jawa Barat. 

Gubernur Ridwan Kamil pun mengungkap, Pemerintah Provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, dan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual. 

"Jawa Barat dengan bangga menyatakan, satu-satunya Provinsi yang memiliki peraturan daerah tentang ekonomi kreatif adalah Jawa Barat," kata Gubernur Jawa Barat, pada Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (World Conference Creative Economy/WCCE), di aula Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu (07/11/2018). 

Kedepan lanjut Emil, akan hadir Badan Ekonomi Kreatif Daerah, di bawah pengawasan Badan Ekonomi Kreatif pusat, demi mendukung berkembangnya ekonomi kreatif yang inklusif. 

Adapun dasar bagi Bekraf dan Pemerintah Daerah adalah untuk bekerja sama seputar koordinasi. Selebihnya, untuk pengembangan ekonomi itu sendiri, akan menjadi kewenangan masing-masing daerah. 

"Artinya, Jawa Barat akan menjadi salah satu daerah yang menyokong pengembangan ekonomi kreatif bagi seluruh warganya," kata Emil. 

Selain itu, ruang lingkup kesepakatan meliputi riset, edukasi dan pengembangan ekonomi kreatif, akses permodalan, infrastruktur, pemasaran dan promosi, dan fasilitasi hak kekayaan intelektual. 

Bekraf maupun Pemprov Jabar berwenang dalam penyusunan regulasi, fasilitasi pemasaran ekonomi kreatif, dan kegiatan lain yang dipandang perlu dan disetujui oleh kedua belah pihak. 

Hal ini perlu diupayakan, sebab ekonomi kreatif-lah yang saat ini dinilai memegang peranan penting dalam perekonomian seiring dengan tren pertumbuhannya yang positif. 

Ekonomi Kreatif juga telah terbukti sebagai sektor ekonomi yang tangguh, dimana Ekonomi Kreatif dapat terus tumbuh di tengah-tengah krisis ekonomi global bersamaan. Sektor ekonomi ini tumbuh pesat seiring tumbuhnya teknologi. 

"Kita sudah paling depan, nanti akan ada Badan Ekonomi Kreatif Daerah, juga di lima tahun kedepan semoga tercapai hadirnya lembaga-lembaga kreatif di daerah- daerah di Jawa Barat," kata Emil. 

"Gedung-gedung "creative center" juga harus dibangun dimana-mana, Insyaallah Jawa Barat jadi Provinsi kreatif se-Indonesia, yang paling siap menyambut datangnya ekonomi kreatif," ujarnya. 

Di samping itu, Gubernur Emil juga menyatakan, bahwa menghadapi era ekonomi kreatif, para pelaku industri ini bisa melakukan upaya kolaboratif disamping sifat kompetitif yang mutlak ada.


"Kooperatif, berkolaborasi dengan cara- cara baru, kita berbagi, kita "connecting", terhubung pada dunia baru yang penuh semangat, kreativitas bisa menyatukan kita semua," katanya. 

Sementara itu, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Triawan Munaf, meyakini bahwa industri kreatif telah membawa suatu era baru dalam dunia bisnis. 


Dunia bisnis, saat ini tidak lagi bersifat eksklusif bagi mereka yang memiliki modal besar, namun telah tercipta suatu lapangan bermain baru yang setara bagi setiap orang untuk dapat berperan dalam perkembangan ekonomi, yaitu Ekonomi Kreatif. 

"Saya berharap industri kreatif, jadi sektor ekonomi yang mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi global. Mari bersiap bersama-sama ekonomi kreatif kita rock the world," kata Triawan. 

Pun wilayah geografis, kata Dia tidak lagi menjadi penghalang untuk tumbuh kembangnya ekonomi kreatif, dengan adanya internet dan teknologi baru lainnya, mampu menjembatani beragam potensi di seluruh dunia untuk dapat berkolaborasi dan bekerja sama. 


Adapun tema “Inclusively Creative” pada konferensi hari ini, mencerminkan berbagai macam perubahan terkini yang dibawa oleh ekonomi kreatif ke dalam ekonomi dunia sebagai penggerak bagi peluang-peluang yang inklusif dan setara. 

Dalam masa transisi lingkungan, sosial, demografis, dan urban, ekonomi kreatif menjadi jembatan komunikasi dan pemahaman antara Negara dan budaya dengan menghubungkan ekosistem perkotaan, metropolitan, dan pedesaan. 

"Ekonomi Kreatif, akan menjadi masa depan ekonomi global," katanya. 

Maka dalam perkembangannya saat ini, ekonomi kreatif saat ini membutuhkan sinergi dan pembagian tugas secara berjenjang di antara tingkat pemerintahan sesuai kewenangan masing-masing, yang kemudian didukung oleh Perguruan Tinggi, dunia usaha dan media massa sebagai perwujudan konsepsi pentahelix. 

Sementara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi mengungkap, bahwa saat ini merupakan saat yang paling tepat bagi komunitas global untuk mengangkat dan mendiskusikan peluang serta tantangan ekonomi kreatif dengan serius. 

Maka Pemerintah Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menginisiasi sebuah konferensi level internasional bertajuk "World Conference on Creative Economy" (WCCE) yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 8 November 2018 di Bali, Indonesia. 

Pergelaran pertama WCCE ini akan melibatkan beragam pihak yang terdiri dari unsur pemerintahan, sektor swasta, think-tanks, masyarakat umum, organisasi internasional, serta media dan para ahli dari seluruh penjuru dunia serta para pelaku ekonomi kreatif dari 40 negara. Selain itu, organisasi internasional seperti WIPO, ITC, UNESCO, dan lainnya juga telah mengkonfirmasi kehadiran mereka dalam Konferensi ini. 


WCCE merupakan sebuah konferensi yang akan membahas isu-isu dan tantangan ekonomi kreatif. Indonesia bersama warga dunia akan mendiskusikan strategi, cara, dan sarana baru untuk lebih mendorong perkembangan ekonomi kreatif melalui tema “Inclusively Creative”. 


"Kreatif secara inklusif harus memberikan peluang kepada semua orang. Di era globalisasi saat ini, ekonomi kreatif benar-benar harus bisa diakses oleh siapa pun dan di mana pun," ungkap Retno. 


Pun perkembangan subsektor industri kreatif, didasarkan pada kombinasi teknologi, inovasi, media, seni, dan budaya. Di bawah tema “Inclusively Creative”, konferensi ini akan membahas empat isu utama, yaitu kohesi social, regulasi/peraturan, pemasaran, ekosistem dan pembiayaan. 


Industri di ekonomi kreatif sendiri terbuka untuk pelaku dari berbagai umur dan latar belakang, sehingga menghasilkan kontribusi yang signifikan terhadap lapangan kerja dan karir generasi muda. 


"Teknologi dan kreativitas perlu berkolaborasi dalam wadah inovasi untuk mewujudkan ekonomi kreatif yang mampu berkotribusi bagi perekonomian nasional sekaligus menyejahterakan masyarakat," katanya. (der)*

Sapi Belgian Akan di Kawinkan Dengan Sapi Pasundan

Mitrapolisi/
LIEGE, BELGIA – Salah satu poin memorandum of understanding (MoU) Kerja Sama Sister Province antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Wallonia Region, Belgia yang telah terjalin selama 1 tahun ini mengakomodir beberapa bidang kerja sama diantaranya kerja sama di bidang pertanian dan peternakan.

Belgia sejak tahun 1940 terkenal dengan Sapi khas Belgia, bernama Belgian Blue Cattle yang memiliki keunikan dan dapat dikenali dengan mudah secara fisik. Sapi Belgian Blue  memiliki daging dan otot yang jauh lebih banyak diantara jenis sapi lainnya.

Saat kunjungan kerjanya ke Belgia, Wakil Gubernur Jawa Barat  Uu Ruzhanul Ulum diundang secara khusus oleh Prof. Pascal Leroy, yang merupakan ahli di bidang determinasi genetik pada otot dan daging ternak di Universitas Liege, Belgia ke Peternakan Sapi Belgian Blue yang telah terregistrasi.

Prof. Pascal Leroy  menjelaskan sapi-sapi keturunan Belgia masing-masing memiliki nomer registrasi khusus yang tercatat dalam data base peternakan nasional Belgia. “Penyembelihan sapi di Peternakan adalah illegal di Belgia, setiap ternak harus terregistrasi secara resmi dalam database dari mulai mereka dilahirkan sampai daging-dagingnya terdistribusikan. Singkatnya, setiap daging yang kita makan dapat di telusuri dari sapi dengan nomer registrasi yang mana,” jelasnya.

Uu beserta rombongan juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan Sapi Belgian Blue terbesar dengan berat 1,2 Ton di peternakan tersebut yang bernama James Bond, serta Sapi betina yang baru melahirkan dua hari yang lalu bernama Clinton. “Sapi di sini sangat unik, Clinton melahirkan di peternakan secara caesar dengan dibantu alat untuk pengecekan waktu kehamilan yang tersambung ke mobile phone. Jadi di  sini kami telah menggunakan digital vetenerary tools,” jelas Leroy.

Kekhususan Sapi Belgian Blue selain tubuhnya yang berotot luar biasa, juga minimnya lemak di seluruh tubuhnya, sehingga perbandingan daging terhadap karkasnya sebesar 70%.  Semua pakan sapi Belgian Blue terbuat dari bahan organik dan pengelolaan dipeternakan tiap harinya dilepas begitu saja di ladang hijau untuk menghidari stress pada ternak.

Wagub Uu mengapresiasi metode yang diterapkan di peternakan Belgia. “Saya berharap ada para santri, masyarakat dan mahasiswa Jawa Barat  dapat belajar dari Belgia dan Sapi-sapi yang saya lihat sekarang dapat saya lihat lagi di Jawa Barat,” ujar Uu.

Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat telah memulai program pengembangbiakan Sapi Belgian Blue untuk dikawinkan dengan Sapi Pasundan di Jawa Barat. Sesuai dengan saran dari Prof. Leroy, pengembangbiakan sapi ini harus dikawinkan silang untuk meningkatkan presentase daging sapi hasil keturunan Belgian Blue dan sapi lokal.(def)*

Selasa, 06 November 2018

Ridwan Kamil Kenalkan Program Andalan Tingkatkan Minat Baca

Mitrapolisi/

Ridwan Kamil Kenalkan Program Andalan Tingkatkan Minat Baca 

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka acara Pameran Buku Juara di Landmark Convention Hall Bandung, Selasa (06/11/18). Acara ini merupakan upaya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) untuk turut berkontribusi menyukseskan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni Juara Lahir Batin.


Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengungkapkan pentingnya acara seperti ini yang tentu dapat membangun sumber daya manusia Jawa Barat yang juara. Mengingat berdasarkan survei Most Literate  Nation in The World tahun 2016, minat membaca masyarakat Indonesia ada di posisi ke 60 dari 61 negara. Sedangkan untuk minat baca hanya 0,01% pertahun atau satu berbanding sepuluh ribu orang.
  

Menurutnya, budaya literasi menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membiasakan masyarakatnya gemar membaca dan mencintai buku dengan merealisasikan beberapa program, salah satunya yaitu Street Library yang rencananya akan ada minimal 600 titik Street Library se-Jabar.


"Tanggal 16 Desember nanti kita akan kerjasama dengan Andy F. Noya, program Kick Andy sangat tertarik menyokong gagasan itu dan akan dinasionalkan programnya, tentunya dimulai dari Jawa Barat," ungkap Emil. 

"Jadi kita memberikan gagasan agar orang-orang yang sibuk, yang tidak punya waktu ke gedung khusus untuk membaca bisa mampir untuk membaca di kotak-kotak yang sudah kami sediakan di jalan, taman, ataupun Alun-alun," katanya. 

Pemerintah Provinsi telah menyiapkan lima program untuk mengatasi permasalahan rendahnya minat baca, diantaranya; Pertama, Street Library dan kotak hibah mainan, berupa kotak perpustakaan yang ditaruh di pinggir jalan. 


Kedua, Micro Library, berupa bangunan perpustakaan kecil di Kecamatan/Desa di Jawa Barat, Pemerintah Provinsi akan melakukan riset terlebih dahulu terhadap daerah yang tidak memiliki fasilitas perpustakaan, " 

Selain itu kita akan membuat perpustakaan berbasis hobi supaya orang datang ke gedung itu sambil berkegiatan dan tergoda untuk membaca buku dengan lebih intens," tambah Emil. 


Ketiga, pembangunan perpustakaan pun akan diinovasikan dengan tempat disalurkannya hobi-hobi warga.


Keempat, Mobile Library berupa mobil perpustakaan keliling di berbagai tempat ramai seperti Car Free Day atau acara lainnya. Terakhir, TBM atau Taman Baca Masyarakat. 

Lima rencana program tersebut adalah upaya Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat Jawa Barat. Dengan harapan ke depannya masyarakat Jawa Barat memiliki bekal membaca dan literasi, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang pintar dan tidak mudah dibohongi.

Jabar Pererat Jalinan Kerjasama Dengan Wallonia

Mitrapolisi/
NAMUR, BELGIA -- Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum menghadiri Courtesy Call dengan Gubernur Namur, Denis Mathen di Palais du Gouverneur di Namur, Wallonia Belgia, Senin (6/11/18) waktu setempat. Denis mewakili Minister President of Wallonia yang berhalangan hadir pada kesempatan tersebut, namun didampingi oleh Manager Operasional AWEX-Wallonia, Dimitri Duong.

Pada kesempatan itu, Denis menyampaikan ucapan belasungkawa terhadap bencana alam yang menimpa Indonesia dan kecelakan pesawat yang terjadi belum lama ini di daerah Karawang Jawa Barat. Selain itu, Ia juga menyatakan apresiasinya bahwa kerja sama Provinsi Jawa Barat dan Wallonia Resgion telah terwujud dalam implementasi kerja nyata yakni Misi Ekonomi yang mempertemukan para pengusaha Jawa Barat dan Wallonia di berbagai Bidang. 

" Kami sangat bahagia bisa menerima Bapak Wakil Gubernur (Jawa Barat) beserta delegasi di Wallonia dan berharap Misi Ekonomi yang akan diselenggarakan esok hari berjalan sesuai harapan serta dapat terjalin kontrak kerja sama Business to Business antar pengusaha Wallonia dan Jawa Barat," ujarnya di lokasi acara.

Masyarakat Wallonia merupakan peminum kopi dan teh, yang mana permintaan specialty coffee dan teh tiap tahunnya terus meningkat. Di samping itu, untuk Bidang Animasi, Wallonia yang telah melahirkan beberapa hasil karya anaimasi terkenal seperti Asterix dan Obelix, Tin Tin serta Smurf merupakan lokus yang untuk memperkaya teknologi animasi Jawa Barat khususnya yang sedang banyak berkembang di Cimahi. "Jawa Barat dengan jumlah penduduk hampir 50 juta, siap untuk mendukung animasi dan perfilman jawa barat ke kancah internasional," kata Uu. 

Gubernur Namur pada kesempatan ini pula menambahkan bahwa Provinsi Namur memiliki beberapa sekolah kepariwisataan yang unggul di bidang restoran, pelayanan dan travel dan mengharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan metode pembelajaran di bidang tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengharapkan dukungan penyelenggaraan sister geopark antara Geopark yang ada di Wallonia yakni Famene Ardane untuk dapat mempertahankan status Unesco Global Geopark (UGG) bagi Geopark Ciletuh Palabuhanratu.