Kamis, 23 Februari 2017

GUB JABAR TINTAU JEMBATAN CIBINGBIN KUNINGAN

Mitrapolisi/ KUNINGAN -
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Kunjungan ke  Rawayan embatan gantung yang berada di Desa Dukuh Badag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan 
Rawayan atau jembatan gantung yang berada di Desa Dukuh Badag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan tersebut memang baru saja selesai dibangun. Hari itu, Kamis (23/02/17), Aher menyempatkan meninjau rawayan tersebut sambil mencobanya bersama anak sekolah yang pada waktu berangkat mereka masih menyebrangi sungai.
"Ini adalah rawayan yang kelima belas yang telah kita bangun,Tutur Gub Jabar.
Pemprov Jabar tahun 2017 ini memang menargetkan akan membangun 600 rawayan di berbagai daerah di Jabar. Bekerja sama dengan LSM seperti Vertical Rescue Indonesia, satu rawayan maksimal panjang 75 meter mampu dibangun dengan biaya Rp 50 Juta.
"Biayanya murah tapi manfaatnya sangat besar. Kita sudah siapkan anggaran Rp 25 Milyar di tahun ini dan di akhir tahun ini kita akan deklarasikan mudah-mudahan 500 sampai 600 rawayan mampu kita bangun," tuturnya.
Walaupun hanya rawayan, namun dalam pembangunannya Pemprov Jabar tak main-main. Agar memenuhi standar kelayakan dan keamanan, Kementerian PU-PERA melalui Pusat Jalan dan Jembatan (Pusjatan) dilibatkan dalam pembangunannya.
"Betul, Pusjatan kita libatkan agar rawayan ini sesuai dengan standarnya mereka," ucap Aher.
Selanjutnya, rawayan-rawayan yang telah dibangun akan diserahkan kepada warga setempat untuk mengurusnya.
"Perawatannya itu nanti teman-teman Vertical Rescue Indonesia nanti akan melatih orang setempat untuk bisa merawat," ujarnya.
Usai meninjau rawayan, Aher yang saat itu didampingi oleh Bupati Kuningan Acep Purnama, menebarkan ribuan benih ikan Patin, Nila, Emas dan ikan Tawes ke aliran sungai Cijangkelok yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga setempat.

Senin, 20 Februari 2017

JEMBATAN TOL CISOMANG DIPERKIRAKAN CAPAI 2017BLN MARET

Mitrapolisi/
PURWAKARTA, Penanganan Jembatan Cisomang       di kilometer 100+700 di ruas Tol Purbaleunyi secara permanen diperlukan waktu yang lama. Pekerjaan dan metode perbaikan yang akan dilakukan pada jembatan sepanjang 252 meter itu diperkirakan akan memakan waktu tiga bulan atau hingga pertengahan Maret 2017.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak PT Jasa Marga, pekerjaan perbaikan dan penguatan pilar jembatan yang sedang dilaksanakan terdiri dari 5 fokus penanganan. Pertama adalah berupa penanganan awal dengan melakukan grouting epoxy (injeksi beton) yang hingga kini terus berlangsung di pilar P1 dan P2. Grouting dilakukan dengan mengisi celah retakan pada struktur pilar menggunakan material khusus untuk mencegah retakan semakin lebar dan melindungi tulang pilar dari korosi.

Kemudian dilanjutkan dengan wrapping (selimut fiber) menggunakan material Carbon Filter Rainforced Polymer (CFRP) untuk penguatan pilar. Dari pantauan . sedang dilakukan penggalian pada pilar P0 guna pemasangan CFRP. Jika pilar P0 selesai dipasang selimut fiber, maka pengerjaan dilanjutkan ke pilar P1 dan P2.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan strutting, yaitu memasang rangka baja yang menghubungkan dasar pilar P2 dan P3, serta melakukan pekerjaan rekayasa Sungai Cisomang yang mengalir di antara kedua pilar tersebut. Untuk mencegah aliran air sungai meresap ke bawah fondasi jembatan.

Tahap berikutnya adalah penanganan secara permanen, yakni membuat fondasibore pile berkedalaman 40 meter untuk menahan gerakan tanah. Mulai Selasa lalu, mobilisasi alat berat berupa alat bor dan material fondasi bore pile mulai berlangsung. Bore pile merupakan fondasi berbentuk tabung, berfungsi meneruskan beban struktur bangunan di atasnya, dari permukaan tanah sampai lapisan tanah keras di bawahnya.

Simultan dengan pekerjan perbaikan tersebut, para pihak terkait terus melakukan monitoring pergerakan tanah dan pilar. Serta melakukan pengukuran secara periodik untuk memantau bila terjadi perubahan elevasi setiap harinya.

Saat ini, penanganan yang dilakukan adalah pemasangan alat inklinometer dan tiltmeter. Guna mengetahui laju pergerakan dan deformasi tanah di sekitar jembatan untuk memantau secara berkala kondisi pilar. Secara serentak dilakukan juga penelitian lanjutan terhadap kondisi tanah untuk mengetahui perilaku fondasi.

Ketua Tim Satuan Gabungan Kerja dari PT Jasa Marga, Yayat Hidayat, saat ditemui di lokasi jembatan di Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta menuturkan, perbaikan jembatan sesuai dengan langkah-langkah yang sudah ditentukan. Hingga saat ini, grouting pada retakan lama di pilar P2 masih terus berjalan. Sementara grouting pada pilar P1 membutuhkan prosesnya, karena pemasangan scaffolding (perancah) hingga titik paling atas pilar P1 butuh waktu.

"Masih tetap sama, grouting pada retakan lama. Pada P1 juga sama, butuh prosespemasangan scaffolding," ucap dia.

Sementara di pilar P0, kata Yayat, saat ini sedang dilakukan penggalian guna keperluan pemasangan CFRP. Sedangkan mobilisasi alat berat untuk bore pile rencananya mulai berlangsung hari ini.

"Mobilisasi sudah dimulai, alat berat rencananya turun hari ini. Sambil berjalan, pengukuran pergeseran pilar terus dilakukan setiap hari, pada pagi dan sore," tuturnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryni mengungkapkan bahwa perbaikan jembatan diperkirakan akan memakan waktu tiga bulan hingga pertengahan Maret 2017. Sebab, penanganan secara permanen terhadap jembatan perlu dilakukan. penanganan secara permanen yang dimaksud adalah dengan mengurangi beban dan memperkuat daya tahan jembatan.

Sebagaimana kebijakan dari Kementerian Perhubungan yang menyatakan bahwa selama pelaksanaan pekerjaan perbaikan, pengalihan arus lalu lintas untuk kendaraan barang akan terus diberlakukan yaitu truk jenis trailer sudah tidak boleh boleh melintas jalur tersebut. Berdasarkan data, terdapat 60.000 kendaraan per hari yang melintas di Tol Purbaleunyi, dari jumlah tersebut 15 persennya merupakan truk trailer

Selasa, 14 Februari 2017

WAGUB JABAR DEDDY MIZWAR SERUKAN PILKADA SERENTAK DI JABAR

Mitrapolisi/ 
BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar memastikan semua permasalahan yang terjadi di lapangan jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak di tiga daerah di Jawa Barat mendapatkan solusinya.
"Seperti di Kabupaten Bekasi, terdapat 45.165 warga yang memiliki hak pilih, namun belum mengantongi e-KTP," ujar Deddy Mizwar dalam keterangan pers, Selasa (14/2/2017).
Persoalan tersebut bisa diatasi setelah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bekasi mengeluarkan surat keterangan ke KPU setempat.
Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah, RI Eni Sumarni, mengatakan bahwa jelang pilkada 2017 di Jawa Barat, tidak ditemukan kendala berarti. Apalagi saat ini hanya tiga daerah di Jabar yang menyelenggarakan pilkada, yakni Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, dan Kota Tasikmalaya.
Di Kabupaten Bekasi, pemungutan suara akan dilakukan di 3.958 TPS dengan 1.974.831 pemilih, yang antara lain terdiri dari 49.088 pemilih pemula dan 2.235 pemilih difabel.
Di Kota Cimahi terdapa 980 TPS dengan 375.722 pemilih, antara lain terdiri dari 11.663 pemilih pemula dan 894 pemilih difabel.

Minggu, 12 Februari 2017

AHER TINJAU JEMBATAN GANTUNG DI KAB GARUT


Mitrapolisi/ KABUPATEN GARUT-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau kondisi jembatan gantung di Desa Pasirlangu, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (12/2/17). 

Dalam kesempatan tersebut Aher menyatakan tahun ini Pemprov Jabar akan membangun 600 jembatan atau rawayan di berbagai daerah. "Mudah-mudahan 500 sampai 600 jembatan atau rawayan bisa kita bangun di 2017 ini," kata Aher. Pihaknya telah memiliki data sebanyak 600 titik yang akan dibangun maupun renovasi jembatan yang sudah ada. Anggaran pun telah disiapkan menggunakan APBD Jabar Murni tahun 2017 sebesar Rp25 miliar. 

Kamis, 09 Februari 2017

RAKORWIL FORSESDASI DI KOTA BOGOR

Mitrapolisi/KOTA BOGOR Sekda Jabar Iwa Kaniwa hadiri Rakor Wil. FORSESDASI di Kota Bogor ,dalam paparannya Sekda Jabar Iwa mengatakan , Salah satu dorongan Pemerintah Jabar dalam upaya mengembangkan pemerintah daerah, yakni menggenjot mahasiswa untuk mampu berperan dalam pembangunan daerah.
Dimana, mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi (PT) harus mampu menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.
“Makanya saya hadir di sini langsung untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada teman-teman mahasiswa seiring dengan pertumbuhan infrastruktur atau pembangunan setiap daerah,” ujar Sekda Jabar Iwa Karniwa, Kamis (9/2/2017).
Dirinya menekankan, mahasiswa jangan terlalu berharap menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) atau pekerja di sektor lainnya. Tapi, mahasiswa harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan atau menjadi pengusaha.
“Dengan penyediaan lapangan pekerjaan, akan berimbas kepada sektor lainnya seperti pengurangan tingkat pengangguran meningkat, begitupun sektor kemiskinan.
Iwa juga mengapresiasi banyak pertanyaan bagus dari mahasiswa di sini (Politeknik Sukabumi). Mereka mengajukan pertanyaan yang sangat cerdas dan pihaknya selaku pemerintah daerah tinggal memfasilitasi dan mendorong mereka. Indikator negara maju itu 4 persen dari total jumlah warga menjadi entrepreneurship.
“Paling tidak dari 250 juta jiwa, 1 juta menjadi pengusaha. Itu bisa menyerap tenaga kerja,” harapnya.
Kalau mengandalkan government expedition dari APBN atau APBD hanya 14 persen kontribusinya. Makanya mutlak harus dari investasi ekspor dan impor atau pergerakan ekonomi lainnya.
“Untuk mengarah ke arah investasi tersebut, SDM kita perlu peningkatan pengetahuan, bangun jaringan dan doa serta kerja keras. Pengetahuan itu ada dua dasar yakni kuasai komputer dan bahasa Inggris. Itu yang kami tekankan kepada mahasiswa,”
Dengan terbentuknya SDM yang berkualitas, tentunya akan menjadi bangsa petarung tidak kalah dengan orang Vietnam ataupun Korea.

Selasa, 07 Februari 2017

GUB JABAR RESMIKAN MASJID ITC KB KELAPA BANDUNG

Mitrapolisi/

BANDUNG Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau, melalui masjid umat Islam bisa berperan dalam menyebarkan dan menjaga ketenteraman di provinsi yang dipimpinnya.
Aher berharap Jawa Barat bisa menjadi sebuah provinsi yang tentram, damai dan toleran. ubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akrab disapa kang Aher menjadi shalat Jum’at di Masjid ITC Kebon Kalapa, Bandung, Jum’at (25/1) siang.

Kedatangan Aher untuk menjadi Imam sekaligus khatib di sambut Tokoh  masyarakat dan himpunan pedagang ITC Kebon Kelapa.

Dalam ceramahnya Aher mengupas tentang Makna shalat Jum’at sebagai kewajiban yang harus dilaksanakan, sebagai keseimbangan antara Duniawi, Akhirat .
Jamaah Sholat Jum’at yang kebanyakan pedagang, dan masyarakat memenuhi Masjid  ITC Kebon Kalapa, para jemaah shalat jum’at mendengarkan dengan seksama ceramah yang diberikan Aher.

Sabtu, 04 Februari 2017

WAGUB JABAR DEDDY MIZWAR HADIRI KEGIATAN GOI GREEN JABAR

Mitrapolisi/ CIAMIS Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar, menghadiri kegiatan GOi Green Jabar Jilid XV sekaligus melakukan penanamam pohon dan aksi bersih lingkungan, di Sub Terminal Agribisnis Desa Sukakerta, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (04/02/2017). Wabup menghadiri acara ini, sebelum melakukan kunjungan ke Kampung Adat Kuta, di Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengaku bangga telah menjadi tamu kehormatan dalam kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih lingkungan di Kabupaten Ciamis, pada khususnya.

“Saya berharap dan menginginkan acara seperti ini terus digalakan dan digencarkan, minimalnya sebulan sekali. Karena kegiatan ini bisa memberikan inspirasi kepada anak muda Indonesia tentang betapa pentingnya menjaga lingkungan untuk keberlangsungan hidup manusia,”katanya, usai acara.

Deddy pun menilai kegiatan yang dikampayekan oleh Ormas Oi (Orang Indonesia) ini sangat baik dan bermanfaat, terutama dalam memberikan edukasi kepada gererasi muda tentang betapa pentingnya menjaga ekosistem dan lingkungan.

Tindak lanjut Jabar dan Negara Bagian Australia Selatan tentang Lapang GASIBU

Mitrapolisi/ BANDUNG,-Gasibu akan ada tampilan karya seni unik di Lapangan Gasibu, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung. Karya seni itu akan melengkapi ornamen lapangan yang ada di seberang Gedung Sate itu.
Informasi yang dihimpun Tribun, karya seni itu merupakan instalasi seni visual. Karya seni itu berbentuk grafik gelombang suara yang bisa menghasilkan suara jika dipukul.
Karya seni itu merupakan hasil kerjasama antara Pememerintah Provinsi Jabar dengan negara bagian Australia selatan. Setidaknya ada enam karya seni grafik gelombang dengan berbagai bentuk yang akan berdiri di Lapangan Gasibu.
Karya seni itu dikerjakan secara kolaboratif oleh seniman asal Jabar dan Australia selatan. Rencananya pembangunan karya seni itu akan selesai pada September 2017.
"Masjid di Cordoba Spanyol, sata imam membacakan surat bisa terdengar sampai ke makmum paling belakang, mungkin menggunakan alat seperti ini. Padahal tidak pakai pengeras suara," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, ketiika meletakkan batu pertama proyek pembangunan karya seni di Lapangan Gasibu, Senin (2/4/2017).
Konsep karya seni itu bertajuk "Sound Passage. Konsep karya seni itu, yaitu semangat persaudaraan dan kerjasama antaran Pemprov Jabar dan Negara Bagian Australia Selatan.
Seniman asal Jabar yang akan menggarap karya seni itu, yaitu Arin Dwihartanto Sunaryo. Sedangkan senimal asa Australia Selatan yang ikut menggarap karya seni itu, yaitu Steven Cybulka.
"Masyarakat bisa berinteraksi melalui instalasi itu untuk menghasilkan bunyi. Saya yang membuat karya seninya, sedangkan Steven yang merancang ruang publiknya,"

Jumat, 03 Februari 2017

akil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar buka seminar di Sukabumi

Mitrapolisi/
SUKABUMI Wakil Gubernur Jawa Barat DeddyMizwar menghadiri Work Shop Sistem Zakat Infaq dan Sodaqoh (ZIS) yang dijalankan Pemerintah Desa Naggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu upaya mengatasi masalah kemasyarakatan patut diacungi jempol. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar ikut mengomentari  ke berhasilan tersebut dalam memandirikan konomi ekonomi umat.
Asistensi Manajemen ZIS, Care Nu- Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama) dengan tema Penguatan Filantropi Islam Nusantara untuk Kemandirian Ekonomi Umat, Jumat (3/2), di Global Insani Mandiri (GIM) Pondok pesantren Al Amin, Deddy menegaskan bahwa ZIS harus terus dikembangkan.
Kemiskinan di masyarakat tidak terdidik menurut Deddy, rawan terhadap bahaya pengikisan akidah. “Saya salut dengan keberhasilan kang Ade Daryadi, Kepala Desa Nanggerang dalam membangun dan menyejahterakan warganya melalui ZIS,” tambahnya.
Pada workshop Asistensi Manajemen Lazisnu, NU Care tingkat Nasional pertama ini juga dihadiri Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agus Mulyadi, KHR. Abdul Bashit, KH Mahmud Mudrikah, dan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cicurug.
Wakil Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Sukabumi, Abdulloh Masud, sekaligus sebagai Ketua Panitia, mengatakan acara ini diikuti 200 pengurus 67 Cabang NU se Indonesia. Workshop-nya sendiri dilangsungkan selama 3 hari.
“Workshop sebagai gerakan harokah NU berzakat adalah salah satu potret keberhaslan Lazisnu yang menjadi pilot projek Nasional, sehingga teman-teman se Indonesia bisa belajar dari Desa Nanggerang, melalui strategi program pengelolaan ZIS,” jelas Masud.
ZIS di Desa Nanggerang mampu menurunkan kemiskinan hingga 50 persen. “Rekan-rekan kita ini akan belajar langsung di lapangan bagaimana desa ini mengelola ZIS dari mulai pengumpulan hingga penyalurkan dan pemberdayaan,” pungkasnya.
Zakat sebagai wahana sharing kesejahteraan antar individu, pada hakikatnya memiliki makna kebermanfaatan sangat luas dalam memperkokoh konstruksi tatanan kehidupan kolektif. Sehingga tranformasi zakat dari ibadah maliyah individual menjadi instrumen pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini penting mendapatkan perhatian kita semua. Optimalisasi potensi zis perlu kita gali dan di tingkatkan, seiring peningkatan kualitas tata kelola yang baik, harus mampu hadir untuk mengatasi kemiskinan, keterbelakangan, dan ketidakberdayaan,” ungkap Deddy

Kamis, 02 Februari 2017

Wagub memaparkan di tahun 2017,

Mitrapolisi/ BANDUNG Pemerintah Provinsi Jabar mengungkapkan beberapa rencana pembangunan di tahun 2017. Rencana tersebut tersebar di berbagai sektor. Hal tersebut, mengemuka dalam penjelasan pemandangan umum Fraksi-Fraksi atas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2017 yang disampaikan Wagub Jabar, H. Deddy Mizwar dalam sidang paripurna DPRD Jabar, 2/2/17
Melansir Jabarprov.go.id Wagub memaparkan di tahun 2017, untuk anggaran dan program serta kegiatan yang berkaitan dengan fungsi ekonomi cukup besar. Dukungan untuk fungsi ekonomi meliputi pengembangan komoditi unggulan Jabar, pemenuhan bibit unggul, pengembangan sentra-sentra produksi dan akses pasar serta peningkatan kualitas dan daya saing produk Jabar.

"Untuk peningkatan bibit unggul, akan dilaksanakan melalui program revitalisasi dan pembinaan lembaga kelompok masyarakat. Revitalisasi pasar tradisional juga akan dialokasikan, dimana Pemprov. Jabar akan menyusun standar dan pedoman revitalisasi pasar tradisional" papar dia.

Di tahun 2017, pembangunan infrastruktur juga diperkuat. Di tahun tersebut, sudah dialokasikan anggaran untuk pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa, situ, embung konservasi, sungai, danau dan sumber air lainnya. Hal ini, dimaksudkan agar infrastruktur sumber daya air dan irigasi tetap berfungsi dalam mendukung program ketahanan pangan.

"Untuk program pembangunan keolahragaan, akan dialokasikan dana untuk pemberian bonus bagi atlet Jabar yang telah memberikan gelar juara umum pada PON dan Peparnas 2016" kata dia.

Selanjutnya, ujar Wagub untuk peningkatan program kesejahteraan rakyat (kesra), juga dialokasikan anggaran bufferstock. Anggaran tersebut dialokasikan penyediaan untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di Jabar. Anggaran tersebut, dialokasikan pada belanja tidak terduga.


GUB JABAR KUNJUNGI SMA 1 CIMAHI

Mitrapolisi/ BANDUNG-Gubernur Jabar Ahmad Heryawan melakukan kunjungan ke SMA 3 Kota Bandung dan SMA 1 Kota Cimahi. Kunjungan kedua sekolah itu untuk melihat dan mengetahui perkembangan awal setelah alih kelola SMA/SMK dari Kabupaten Kota ke Provinsi mulai 2017. Di SMA 3 Bandung Aher berdialog langsung dengan para guru dan siswa.
"Saya berharap dengan peralihan ini SMA/SMK menjadi lebih baik dan pemerataan pendidikan di Jabar bisa tercapai" ujarnya di SMA 3 Bandung, Kamis (2/2).
Sedangkan aspirasi dari siswa sendiri diantaranya mengeluhkan soal sistem pembelajaran dan jumlah pelajaran yang dirasakan terlalu banyak. Menangapi hal itu Aher beralasan sudah digariskan dalam Undang-Undang Sisdiknas yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
"Kalau soal kurikulum itu tentu sudah menjadi kewenangan pemerintah pusat yang menetapkannya, kita di daerah ini tinggal melaksanakannya saja, tidak diberi kewenangan membuat kurikulum dan sistem pendidikan sendiri" ujar Aher.
Dalam kesempatan itu Aher juga berpesan agar sekolah dijadikan tempat yang nyaman terutama bagi siswa agar bisa belajar dengan nyaman dan menyenangkan.

BPBD BENAHI MEMANTAU BENCANA DI JABAR

Mitrapolisi/ BANDUNG—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat diminta membenahi sejumlah hal terkait kebencanaan.
Kepala Satuan Pelaksana BPBD Jabar Iwa Karniwa mengatakan, ditunjuknya Dicky Saromi oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjadi Kepala BPBD Jabar merupakan pilihan terbaik. Karena itu Dicky diminta untuk segera melakukan konsolidasi organisasi agar menciptakan etos kerja terbaik.
“Kedua, agar mulai menata akuntabilitas terkait bantuan-bantuan yang berasal dari provinsi atau dari masyarakat umum harus lebih baik. Jadi bantuan harus jelas pencatatannya,” katanya di Bandung, Kamis (2/3).
BPBD Jabar juga diminta untuk mulai menggenjot penggunaan teknologi informasi dalam kebencanaan. Iwa yang juga Sekda Jabar menilai titik-titik bencana harus dipantau, agar informasi pra dan sesudah bencana selalu ter-update, sehingga bentuk penanganan dan lalu lintas informasi bisa lebih cepat. “Selama ini penggunaan teknologi sudah dilakukan, tapi kita ingin makin dioptimalkan,” tuturnya.
Terakhir, pihaknya juga meminta agar jajaran BPBD Jabar segera melakukan inventarisasi peralatan, SDM, relawan, maupun tenaga lepas. Khusus SDM, pemberian pelatihan terkait kebencanaan penting agar cara penanganan di lapangan makin cepat dan terarah. “Apalagi sekarang sesuai ramalan cuaca dan kajian PVMBG banyak daerah rawan bencana,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memerintahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Dicky Saromi untuk segera membentuk unit reaksi cepat sebagai salah satu upaya penanggulangan menghadapi bencana alam.
"BPBD harus siaga betul, saya ingin minta kepada Kepala BPBD Jawa Barat yang baru untuk membentuk pasukan gerak cepat, unit reaksi cepat atau URC," Tuturnya

Rabu, 01 Februari 2017

RENCANA PEMPROV JABAR KERJASAMA DENGAN AUSTRALIA AKAN BANGUNAN RUANG SENI

Mitrapolisi/
BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berencana untuk menjalin kerjasama dengan Australia Selatan dalam membuat pembangunan ruang seni publik  di Gasibu, Bandung.
“Kerjasama dengan Australia Selatan sudah matang. Kerjasama ini terjalin atas dasar sister province ,” ujar Konsulat Jendral RI untuk South Australia saat ditemui di Gedung Sate, Bandung belum lama ini.
Dalam hal ini, menurut Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa, pembangunan seni publik yang akan didirikan di halaman Gasibu akan dibangun oleh dua seniman dari Jawa Barat (Jabar) dan Australia serta seorang Art director.“Dua seniman yang bekerjasama ini dimaksudkan agar menjadi lambang sister province Pemprov Jabar dengan Australia Selatan,” ujar Iwa Karniwa.
Iwa menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan hasil pertemuan pada Desember 2016 lalu antara Adelaide Festival Center Chairman Michael Abbot dengan Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Deddy Mizwar. “Pertemuan ini membahas tentang pembangunan public art work dan art center di Jabar,” ujar Iwa.
Terkait hal ini, rencananya pada hari ini Senin 30 Januari 2017, seniman Adelaide Festival Center Joseph Mitchell, akan hadir dalam meeting di Bandung mengenai project advisory group (PAG). “Joseph Mitchell akan datang ke Bandung pada 30 Januari 2017 dan tanggal 31 Januari 2017, PAG akan mempresentasikan hasil konsep pembangunan public art work kepada Wagub Jabar,” ujar Iwa Karniwa.
Menurut keterangan Iwa, untuk selanjutnya akan diadakan pula press conference dengan narasumber Joseph Mitchell dan Wagub Jabar.