Minggu, 23 April 2017

GUB JABAR AHER PAPARAN KIPRAH PEMBANGUNAN JAWA BARAT SAAT DI INGGRIS

Mitrapolisi/ Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memaparkan kiprah daerahnya dalam pembangunan berkelanjutan yang menekankan pada pendekatan ekologis dalam penataan kota, namun tidak mengesampingkan aspek-aspek sosial dan ekonomi.
Hal itu disampaikan  Aher dalam seminar yang bertajuk Strategic Contribution for Indonesia yang diadakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Leeds - Inggris, (Sabtu. 23/4)
Ketua PPI Leeds Rachmad Adi Riyanto mengatakan Gubernur Jabar diundang khusus sebagai  pembicara dalam Seminar Pembangunan Kota Berkelanjutan itu didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Soemarwan Hadisumarto, Kepala Biro Otda dan Kerjasama, Taufik Budi Santoso.
Gubernur Aher menyebutkan bahwa formulasi pembangunan berkelanjutan harus berkonsep green, smart and clean. Jabar berkeinginan kuat untuk mengimplementasikan konsep ini.
Dalam paparannya Aher mengetengahkan contoh ide pengembangan tiga metropolitan yaitu Metropolitan Jabodetabek-karpur untuk fungsi industri manufaktur, jasa, keuangan, dan perdagangan.  
Metropolitan Bandung Raya untuk fungsi pariwisata, industri kreatif, pendidikan dan teknologi. Dan Metropolitan Cirebon untuk fungsi pusat seni budaya, industri makanan, dan kerajinan.

Gagasan berikutnya adalah pengembangan tiga kawasan pusat pertumbuhan yaitu Pangandaran, Rancabuaya dan Pelabuhan Ratu untuk fungsi pariwisata, pertanian dan perikanan.
Aher menambahkan contoh lainnya adalah pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati sebagai pembangunan transportasi strategis yang berkelanjutan. BIJB saatnya nanti beroperasi pada akhir 2018, akan menjadi solusi kebutuhan mobilisasi masyarakat kota yang makin tinggi.
Seminar dibuka Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London Prof. Endang Aminudin Azis.
Dalam pidato pembukaan seminar Endang menyampaikan apresiasi kepada PPI yang menyelenggarakan seminar dan memberikan masukan secara rutin kepada pemerintah. "Terimakasih atas penyelenggaraan seminar ini, kami tunggu prosidingnya sebagai rekomendasi kepada pemerintah", ujarnya.
Kehadiran rombongan Pemprov Jabar ke Inggris juga dimanfaatkan untuk memantau  implementasi program 300 doktor Pemprov Jabar yang sudah berjalan lima tahun.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Soemarwan Hadisumarto menyebukan sejak 2012 digulirkan, dia baru kali ini ke Inggris untuk melihat langsung program itu.  "Kami nilai sangat baik, ada enam orang PNS yang tercatat saat ini tengah studi doktor di sini. Makanya akan terus dikembangkan, yaitu dengan membuka lebih banyak lagi kerja sama dengan beberapa universitas di Inggris," ujar Soemarwan.
Kegiatan rutin ini juga  hasilnya menjadi sumbangsih mahasiswa Indonesia di luar negeri dalam bentuk rekomendasi bagi kebijakan Pemerintah Indonesia.
Ketua PPI Leeds tertarik mengundang Provinsi Jawa Barat sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, provinsi penyangga ibu kota dengan jumlah industri manufaktur terbanyak di nusantara. Di sisi lain, Jawa Barat juga dipandang menarik dalam kekayaan dan keanekaragaman sumber daya hayati serta potensi alam yang berlimpah ruah. Ujarnya.

Selasa, 18 April 2017

Mitrapolisi/
BANDUNG–Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dijadwalkan untuk hadir dan menandatangani langsung naskah letter of intent antara pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah Souss Massa Region pada Selasa (18/4/2017) waktu setempat di Meknes, Maroko. Kerjasama yang akan dijajaki adalah di bidang pengembangan usaha kecil dan menengah, perikanan, pariwisata, perdagangan dan investasi, seni dan budaya, pendidikan dan bidang lainnya yang disepakati.

Selain itu, Aher dijadwalkan akan menghadiri pertemuan dengan Presiden Souss Massa Region, Kerajaan Maroko Mr. Brahim Hafidi, Wali Souss Massa Region Mrs. Zineb El Adaoui, dan Rektor Universitas Ibn Zohour Professor Omar Halli.

Turut serta dalam rombongan ini Wakil Ketua DPRD Jabar, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Barat, Dadang Masoem, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko, untuk mempresentasikan peluang-peluang bisnis di Jawa Barat.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Jabar, M. Taufiq Budi Santosa yang turut serta dalam rombongan mengatakan ini merupakan langkah awal upaya meningkatkan hubungan antar warga atau "people to people contacts" yang menghasilkan pengertian yang makin besar diantara kedua negara.

“Maroko dipilih karena letak geografisnya yang memungkinkan menjadi pintu gerbang bagi masuknya berbagai produk Indonesia ke sejumlah negara tetangga dikawasan barat dan utara Afrika diantaranya Mesir, Tunisia, Jordania, Uni Arab Emirat, dan sejumlah negara mitra perdagangan bebas lainnya seperti Turki, negara-negara Uni Eropa, dan Amerika Serikat. Diharapkan kemitraan ini dapat menjadi pintu masuk bagi produk-produk ekspor unggulan Jawa Barat ke negara-negara tersebut dan demikian pula sebaliknya,” jelas Taufiq via telepon dari Maroko, Senin (17/4/2017) waktu setempat.

Menurutnya, kunjungan rombongan Gubernur Jabar kali ini merupakan momentum yang sangat baik dan strategis untuk peningkatan kerjasama pada sektor ekonomi, perdagangan, bisnis dan investasi. Bidang yang menjadi fokus, pertama adalah kerjasama pada bidang perdagangan dan investasi yang bertujuan untuk meningkatkan volume perdagangan dengan mengoptimalkan peluang pemasaran produk dan komoditi potensial lainnya yang dapat dipasarkan di kedua wilayah. 

Produk komoditi potensial Jawa Barat yang dapat dipasarkan maupun dikembangkan pemasarannya ke Souss Massa terdiri dari produk kopi dan teh, produk funitur dan kerajinan tangan yang berbahan kayu, pemasaran makanan halal dan kerjasama dalam fasilitasi pemberian label halal pada produk Jawa Barat serta pembukaan bisnis restoran di Maroko, produk alas kaki dan pakaian jadi khususnya produk fashion muslim.

“Kedua, pada bidang pariwisata yaitu dengan adanya kebijakan Indonesia untuk fasilitas bebas visa kunjungan wisatawan Maroko selama 30 hari. Hal ini merupakan kesempatan baik untuk mendorong arus turis dari Maroko ke Indonesia yang juga menjadi peluang bagi Jawa Barat,” katanya.

Ketiga, kata Taufiq, yaitu kerjasama bidang pendidikan dimana universitas, civitas academica, serta mahasiswa memegang peranan penting didalamnya. “Hubungan ini, diharapkan dapat terbentuk program kerjasama pendidikan berupa pertukaran mahasiswa dan guru, joint lecture, serta sister university,” tambahnya.

Disebutkan Taufiq, dalam rangka meningkatkan hubungan dagang antar kedua negara, pada tahun 1988 keduanya telah menandatangani kesepakatan perjanjian kerjasama perdagangan. Akan tetapi, dilihat dari total perdagangan antar Indonesia dan Maroko periode tahun 2016 sebesar 158 juta USD, dengan total ekspor non migas 95 juta USD dan total impor non migas 62,3 juta USD. Dari sisi ekspor dan impor non migas menunjukkan surplus perdagangan kedua negara berada dipihak Indonesia.

Jumlah tersebut menunjukkan adanya tren penurunan total perdagangan antar kedua negara dari periode 2015-2016 sebesar 20%. Total perdagangan keduanya masih belum berkembang dan masih relatif kecil jika melihat dari besarnya potensi dan peluang yang ada. Jarak kedua negara yang relatif jauh merupakan salah satu penyebab masih rendahnya nilai perdagangan kedua negara serta peluang masuk produk-produk Indonesia ke pasar Maroko seringkali melalui negara ketiga begitu pun sebaliknya menyebabkan pajak dan konsekuensi harga menjadi tinggi.

Dengan demikian, pembentukan kemitraan di level sub nasional ini diharapkan dapat menambah geliat aktifitas perdagangan antar kedua negara, khususnya Jawa Barat dan Souss Massa. “Oleh karenanya, sesuai arahan Gubernur Jabar, pertemuan ini merupakan momentum yang sangat baik dan strategis untuk kita manfaatkan sebaik-baiknya, terutama dalam upaya peningkatan kerjasama di sektor ekonomi, perdagangan, dan bisnis,” ungkapnya.


Senin, 17 April 2017

WAGUB JABAR BUKA PORSETDA TINGKAT PROV JABAR DI HALAMAN DEPAN GD SATE

Mitrapolisi/
BANDUNG-Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan aktor utama penyelenggara pemerintahan dan pembangunan. Pegawai ASN dituntut memiliki kompetensi teknis, managerial, sosio-kultural, dan kompetensi pemerintahan yang mumpuni. Oleh sebab itu, pengembangan kompetensi pegawai ASN tidak saja harus dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, seminar, dan lokakarya, tetapi tidak kalah penting, yaitu pembinaan jasmani, yang antara lain bisa ditempuh dengan kegiatan olahraga.

Sejalan dengan tujuan tersebut, Pekan Olahraga Sekretariat Daerah (Porsetda) 2017, terlaksana kembali setelah beberapa tahun vakum, yaitu terakhir pada tahun 2005, dan dimulai kembali pada tahun ini.

Kegiatan Porsetda  dibuka dan  dilaksanakan pada 17-21 April 2017, serta penutupan akan dilaksanakan pada 28 April 2017 di Halaman Gedung Sate Bandung.

Peserta kegiatan dalam pelaksanaan Porsetda Provinsi Jawa Barat diperuntukan bagi para pegawai ASN putra-putri di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar dengan gruping per Biro, ataupun total ASN yang berpartisipasi yaitu sebanyak 442 orang, atau sebesar 55,6% dari jumlah total pegawai Setda Jabar, yaitu sebanyak 794 orang.

Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, mengatakan selain olahraga profesional dan olahraga prestasi, masih ada olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, dan olahraga amatir, yang sama- sama mempunyai potensi untuk dikembangkan secara teratur dan berkelanjutan di lingkungan instansi pemerintah.

"Kesemuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, mengasah prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral, dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, serta kegembiraan yang sangat dibutuhkan oleh para pegawai ASN untuk menunjang kinerja individu dan juga kinerja organisasi," kata Wagub Deddy Mizwar, pada pembukaan Porsetda, di halaman Gedung Sate Bandung, Senin (17/4).

Menurut Deddy, keolahragaan ini bertujuan untuk mempererat serta membina persatuan dan kekompakan. Maka berangkat dari hal tersebut, setelah kurang lebih 11 tahun vakum, Dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas hadirnya kembali event olahraga antar -Biro di lingkungan Setda Jabar, yang tahun ini dimotori oleh Biro Umum, dengan mengangkat tema "Kembangkan Kreativitas, Membentuk Jiwa dan Raga yang Sehat, dan Tumbuhkan Rasa Kebersamaan."

 Deddy menyambungkan, saat ini sudah sepantasnya pola pembinaan dan pengembangan olahraga di ingkungan Setda terbangun lebih masif dan berkesinambungan. Tidak saja sebagai implementasi dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), tetapi juga sebagai ajang untuk menjaring atlet-atlet potensial di lingkungan Setda.

"Jadi kalau di kita ini ada Porpemprov, maka kontingen Setda harus menjadi salah satu tim yang terkuat, dan juga menjadi penyumbang bagi kontingen Pemprov pada event Porpemda, Pornas, hingga Asean Civil Service Games," katanya.

Acara pembukaan Porsetda Jabar 2017 dibuka dengan eksibisi menarik antara Wagub Jabar Deddy Mizwar dan Sekda Jabar Iwa Karniwa.

Setelah prosesi seremoni pembukaan, sebuah lapangan tenis meja menunggu Demiz dan Iwa melakukan eksibisi pingpong. Keduanya bermain dengan santai, meski Demiz banyak melakukan gerakan smash. Sayang meski menyerang, bola pingpong sabetan Wagub lebih banyak tersangkut di jaring. Iwa sendiri banyak mengambil poin dari kesalahan Demiz.

Dihibur dengan sorakan dan tepuk tangan para PNS serta eselon II di lingkungan Setda Jabar, keduanya menunjukan permainan yang menarik. Pertandingan ditutup dengan kemenangan 3-0 untuk Sekda Iwa.

Sekda Jabar Iwa Karniwa sendiri mengatakan Porsetda tahun ini memiliki momen khusus terutama dalam menunjukan pada PNS dan warga bahwa para pemimpin tetap akur.

“Ini dalam rangka membangun suasana menjadi sejuk. Kami ingin menunjukan pada masyarakat diantara kita tidak ada persoalan pribadi maupun kedinasan,

Sabtu, 15 April 2017

GUBERNUR JABAR AHER TINJAU JEMBATAN CIPAMINGKIS KAB BOGOR

Mitrapolisi/
KAB BOGOR-Gubernur Jawa Barat didampingi Kadis Bina Marga dan Tata Ruang Prov. Jabar  Guntoro dan Kepala Dinas Perhubungan Prov Jabar, Dedi Taufik, mengatakan jajaran BMTR intensif melakukan kajian untuk penanganan jembatan yang turun hingga 1,5 m. "Upaya penanganan dapat segera dilakukan, mengingat Jalan Jonggol tersebut saat ini sudah menjadi lebih dari sekadar jalur alternatif," pintanya, Sabtu (15/4/17) .
Jembatan Cipamingkis itu terjadi patah akibat banjir dan air deras. Lokasi di km 70.400 Jembatan Cipamingkis Jl. Raya Jonggol - Cariu Kp. Jagaita Rt. 03 / 02 Desa Jonggol Kec. Jonggol Kabupaten Bogor.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginstruksikan jajaran Binamarga Provinsi untuk cepat tanggap terkait kejadian  patahnya Jembatan Cipamingkis atau Jembatan Jagaita Jonggol Kabupaten Bogor.
Dirinya mendesak Tim BMTR merekomendasikan bahwa penanganan jembatan Cipamingkis akan sama dengan jembatan Cisomang, yaitu penguatan pada pilar dan girder jika itu masih kuat, namun jika sudah tidak kuat maka akan dibuat baru pilar maupun girder. Anggaran murni sudah stand by dana perbaikan jembatan Cipamingkis, sekitar Rp 7 M, jadi saya pikir tidak ada masalah, akan kita perbaiki segera, mudah-mudahan dalam tempo 3 bulan sudah selesai.
Untuk diketahui, Jembatan cipamingkis dibangun sejak 1985, beberapa hari lalu mengalami penurunan karena terjangan arus air yang besar. Kejadian yang sama di jabar juga terjadi pada jembatan nasional di Pangandaran beberapa waktu lalu, penyebabnya sama yaitu desakan air akibat curah

Rabu, 12 April 2017

GUB JABAR AHER DAMPINGI PRESIDEN JOKOWI KUNJUNGI BANDUNG SERAHKAN SERTIFIKAT

Mitrapolisi/ BANDUNG-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Bandung, Rabu (12/7) pukul 09.35 WIB, dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandung, Jawa Barat untuk kunjungan kerja dan disambut langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kerja ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Di Bandung, Presiden akan membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Taman Pandawa Kelurahan Arjuna, Kecamata Cicendo. Selanjutnya, Presiden akan mengunjungi Teras Cihampelas (Skywalk Cihampelas), didampingi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Presiden membagikan sebanyak 157 Kartu Indonesia Sehat (KIS), 250 Kartu Indonesia Pintar (KIP), 450 Kejar Paket A, B, dan C,  239 Program Keluarga Tambahan (PKH), dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada 100 ibu-ibu hamil, 100 anak balita, dan 100 anak sekolah di Bandung.
Pemberian KIP, KIS, PKH, dan PMT itu merupakan pemenuhan janji Presiden Jokowi kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil,” beberapa waktu lalu. “Hari ini saya bisa hadir di sini. Jadi janji saya, saya penuhi Pak Wali,” kata Presiden Jokowi di Taman Pandawa, Cicendo, Bandung, Rabu (12/4) siang.
Presiden juga akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional di Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat yang menemukan pelayanan kesehatan yang tidak baik agar melaporkan ke pemerintah. “Tolong dilaporkan. Bisa lapornya ke Pak Wali Kota bisa. Bisa lapornya ke Pak Gubernur bisa. Bisa lapornya ke Bu Menteri bisa. Kalau masih enggak ditanggapi lagi, bisa lapornya ke Presiden,” tegas Presiden.
Meski masyarakat yang memegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak membayar pelayanan kesehatan, lanjut Presiden, pemerintah melalui BPJS Kesehatan yang membayar ke rumah sakit. “Kalau dilayani tidak baik, hati-hati, dokternya hati-hati, Direktur rumah sakitnya hati-hati. Kalau diulang-ulang terus. Ya apa, saya akan perintah dicopot. Setuju enggak? Melayani saja kok enggak baik pada rakyat” tegas Presiden.
Ditambahkan Presiden, masyarakat yang mendapat KIP akan memperoleh Rp450 ribu untuk SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1 juta untuk SMA/SMK. Presiden berpesan agar uang tersebut digunakan untuk membeli peralatan sekolah (buku, sepatu, seragam, tas) dan tidak boleh digunakan untuk membeli pulsa.
Sementara kepada ibu-ibu hamil dan anak-anak sekolah, Presiden mengingatkan bahwa pemberian makanan tambahan adalah investasi jangka panjang. “Nanemnya sekarang, tapi panennya nanti 30 tahun, 40 tahun yang akan datang. Karena kalau ibu-ibu hamil gizi yang ada di kandungan tidak dirawat dengan baik, anak kita menjadi nanti tidak sehat ke depan, menjadi tidak pintar,” jelas Presiden.
Ke depan, Presiden berharap anak-anak bangsa kita bisa bersaing dan memenangkan kompetisi dengan negara lain. Presiden percaya jika anak-anak sudah dibekali dari sekarang dengan gizi yang baik dan menjadi sehat, akan bisa memenangkan kompetisi. “Jangan sampai kita kalah dalam berkompetisi,” tegas Presiden.

Untuk program keluarga harapan, pemerintah akan memberikan Rp1.890.000,- per tahun yang bisa diambil selama 4 kali di bank yang ditunjuk. Presiden mengingatkan agar sebelum mengambil uang, masyarakat sudah merencanakan untuk apa uang tersebut akan digunakan dan jangan digunakan untuk membeli rokok.
“Untuk tambahan gizi anak bisa, untuk pendidikan anak bisa, untuk membayar apa bisa, entah untuk tambahan usaha kecil-kecilan bisa,” tambah Presiden.
Sementara itu, dalam sambutannya Menteri Kesehatan, Nila Moeloek menegaskan bahwa pemberian makanan tambahan ini diberikan agar sumber daya manusia dan masyarakat menjadi sehat, cerdas dan dapat membawa negara menjadi negara kuat yang bisa dimulai dari ibu hamil. Pada kesempatan ini, Presiden juga memberikan hadiah sepeda kepada anak-anak dan masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan Presiden.

Kamis, 06 April 2017

WAGUB JABAR BASMI PRAKTIK ILEGAL TKI

Mitrapolisi/  
BANDUNG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berupaya untuk meminimalkan dan bahkan menghilangkan praktik ilegal ini melalui pembentukan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) TKI. dalam rapat evaluasi Tata Kelola Pelayanan TKI dan Pembentukan LTSP Provinsi Jawa Barat di Ruang Papandayan Gedung Sate,  Kamis (6/4/2017).
Itu dilakukan setelah menyusul banyaknya praktik pelanggaran dalam proses administrasi, pengiriman, serta penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri.

Pemalsuan dokumen, manipulasi tes kesehatan, dan bentuk penyimpangan lainnya akan menimbulkan kerugian bagi TKI serta negara, sehingga akan meningkatkan keberangkatan TKI ilegal atau nonprosedural.

Pembentukam LTSP ini bertujuan memberikan pelayanan adminsitrasi secara singkat, efektif, dan efisien bagi para Calon TKI (CTKI), PPTKIS, dan instansi terkait lainnya. Melalui perbaikan tata kelola layanan ini diharapkan setiap CTKI melalui proses rekrutmen, pelatihan, penempatan, perlindungan, dan pemulangan secara resmi. Dengan kata lain, LTSP hadir untuk memperkecil peluang terjadinya TKI berkasus di negara penempatannya masing-masing.

Pemprov Jawa Barat terus mendorong pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat agar memiliki LTSP, terutama bagi kabupaten pengirim TKI.

Namun, upaya pembentukan LTSP ini belum diterapkan secara serius oleh pemkab karena hanya satu kabupaten yang sudah memiliki LTSP, yaitu Indramanyu. Sementara tiga kabupaten (Subang, Karawang, dan Sukabumi) secara fisik LTSP-nya telah siap namun belum dapat dipakai karena tidak ada sumber daya manusia, serta lima kabupaten lainnya masih dalam tahap persiapan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta komitmen pemerintah kabupaten agar bisa segera membentuk LTSP. Apabila diperlukan, kata Wagub pihak Pemprov Jawa Barat akan siap membantu dalam hal pendanaan.

 “Kabupaten tinggal bikin proposalnya saja, dikasih nanti sama provinsi. Ga ada masalah ini. Saya khawatir ini tidak dilakukan karena memang ada celah manipulasi yang menjadi sumber penghasilan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya ngomong apa adanya saja, ya,” ungkap Demiz .

GUB JABAR AHMAD HERYAWAN RESMIKAN RKB STID CIAMIS

Mitrapolisi/CIAMIS-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengunjungi Pesantren Sirnarasa di Dusun Ciceuri, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis untuk meresmikan salah satu sekolah tinggi yang dimiliki oleh Yayasan Pesantren Sufi tersebut, Kamis (6/4/2017).
Kedatangan Gubernur jawa barat Ahmad Heryawan, bersama Wakil Bupati Ciamis, H. Oih Burhanudin dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis Anjar Asmara. Aher memberikan sumbangan kepada Pesantren Sirnarasa untuk kelancaran pembangunan kelas baru Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Sirnarasa.
“Saya Insyaallah datang ke sini untuk menambah bantuan pembangunan kelas baru STID di Sirnarasa ini,” kata Aher.
Menurutnya, bantuan Provinsi Jawa Barat yang telah diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp300 juta. Dan saat ini akan kembali memberikan lima kelas baru dengan nilai bantuan Rp500 juta.
“Insya Allah bantuannya ditambah. Tambah lima kelas lagi jadi Rp500 juta,” terang Aher.
Aher mengatakan, kehadiran pesantren di Indonesia sudah banyak memberikan perubahan masa depan negara yang mayoritas penduduknya beragama islam ini

Selasa, 04 April 2017

GUBERNU JABAR TINJAU KEMBALI JEMBATAN RAWAYAN SUMEDANG

Mitrapolisi/


SUMEDANG- Jembatan Rawayan yang terletak di Dusun Pasir Ipis Desa Karangbungur Kecamatan Buahdua Kabupaten Sumedang ditinjau Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Selasa (4/4/2017). Aher didampingi oleh Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah Priangan serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat terkait, Selasa, (4/4).

Kedatangan Ahmad Heryawan atau lebih akrab dengan panggilan Aher di Desa Karangbungur saat itu, disambut Bupati Sumedang, Eka Setiawan, Asisten Pembangunan Dede Hermasyah, Kadis Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Gungun, Kadis Pekerjaan Umum (Binamarga, Sumberdaya Air dan tata ruang), Sudjatmoko, Kadis Peternakan dan Perikanan Ade Guntara, Camat Buahdua Tono Suhartono, para Kabag di lingkup Setda serta Kepala Desa Karangbungur.

Pembangunan Jembatan Rawayan yang akan menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Buahdua dengan Kecamatan Surian itu sendiri diinisiasi oleh Badan Vertical Rescue Federasi Panjat Tebing Indonesia, menggunakan biaya secara swadaya dengan perkiraan akan menghabiskan dana sebesar 20 juta rupiah.

Kemal, salah seorang petugas pada Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang turut terlibat dalam pembangunan jembatan dengan panjang lintasan sepanjang 60 Meter tersebut mengungkapkan, jembatan rawayan yang dibangunnya tersebut akan segera bisa dipergunakan warga dari kedua Kecamatan untuk melintasi Sungai Cikandung dalam beberapa hari kedepan. “Pengerjaan Jembatan rawayan biasanya memakan waktu kurang lebih sekitar lima hari, dan dalam beberapa hari kedepan jembatan ini sudah bisa digunakan oleh warga,”Ujar Kemal.

Sementara itu, selepas meninjau jembatan rawayan yang didahului dengan melepaskan sebanyak 600 ribu benih dari berbagai jenis ikan di Sungai Cikandung serta penyerahan 500 bibit pohon untuk ditanam warga yang merupakan bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Aher mengatakan bahwa Ia mengapresiasi VRI yang telah berinisiatif untuk membangun jembatan rawayan yang dilakukan di Jawa Barat termasuk di Desa Karangbungur yang Ia tinjau saat itu.

“Keberadaan jembatan rawayan dengan konstruksi baru atas prakarsa VRI ini tentunya akan sangat membantu bagi warga yang ingin melintas, dan apabila ini sudah selesai, maka akan menjadi jembatan rawayan ke dua puluh yang berada di Jawa Barat. Namun demikian, kedepan jembatan-jembatan rawayan ini harus dilakukan standarisasi dan verifikasi oleh Dinas Pekerjaan Umum, sehingga pemerintah kedepan baik dari APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten yang bersangkutan dapat turut mendorong dalam hal pembangunan jembatan rawayan ini,”Ucap Aher yang diamini Bupati Eka.


Berkaitan dengan pelepasan benih ikan yang ia lakukan, Aher berharap masyarakat Kab. Sumedang khususnya warga Desa Karangbungur dan sekitarnya untuk turut menjaga keseimbangan biota sungai Cikandung. “Saya harap dalam tiga bulan kedepan benih ikan yang disebar akan segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga, namun demikian saya berharap kepada masyarakat khususnya dalam hal pemanfaatannya agar tetap memperhatikan keseimbangan biota Sungai, dan dilarang menangkap ikan dengan menggunakan portas atau sejenisnya,” katanya.

Senin, 03 April 2017

WAGUB JABAR DEDDY MIZWAR TINJAU UNBK SMKN

Mitrapolisi/
BANDUNG-Deddy Mizwar meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN  15 dan SMKN 5 Kota Bandung, Senin (3/4/2017).

Dari pengamatannya Deddy menilai, di sekolah tersebut tak ada persoalan yang di khawatirkan seperti masalah jaringan internet, pasokan listrik maupun peralatan komputer.
  
“Semuanya oke, siswanya juga terlihat ceria dan semangat. Saya kira kesiapan disini sudah 100%,” tutur Deddy.

Ia pun menjamin, tidak akan ada soal ujian yang bocor hingga UNBK berakhir pada tanggal 6 April nanti.

“Tidak akan ada soal bocor. Siswanya pun semua sehat, nggak ada yang nggak masuk,” ujarnya.

Namun berbeda kondisinya dengan pelaksanaan ujian di sejumlah daerah pelosok Jawa Barat. Dimana masih ada 10 persen dari total 1.941 SMK di Jabar yang masih melaksanakan ujian dengan metode UNKP atau Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil.

Persoalan utamanya kata Deddy, tidak tersedianya jaringan internet atau blank spot. Ia pun telah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan Jabar untuk mendata di daerah mana saja yang masih kesulitan jaringan kemudian meningkatkan kerjasama dengan pihak provider.

“Ini yang menyebabkan kita jadi 90 persen, tapi ini sudah terbilang cukup baik dibanding daerah lain. Saya sudah perintahkan Disdik Jabar untuk terus intens dengan pihak provider jaringan,” ungkap Wagub.

Ia pun optimistis, tahun depan seluruh daerah di Jabar mampu melaksanakan UNBK demi terwujudnya Jabar sebagai Cyber Province.

“Target kita tahun depan Jabar seluruhnya 100 persen melaksanakan UNBK,” Tuturnya

PROVINSI JABAR REKATKAN DENGAN AUSTRALIA SELATAN

Mitrapolisi/
BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima rombongan delegasi Australia Selatan urusan perdagangan, investasi, dan industri pertahanan, Senin 3 April 2017. Delegasi Australia Selatan dipimpin Menteri Perdagangan dan Industri, Martin Hamilton-Smith.

Kedatangan rombongan ini bertujuan untuk mengimplementasikan kerja sama Sister Province antara Jawa Barat dan Australia Selatan. Sejumlah agenda yang dilaksanakan diantaranya peletakan batu pertama Public Art Work, serta penandatanganan implementating arrangement antara dinas dan lembaga.

"Kita bersyukur pada hari ini kita bisa melangsungkan berbagai penandatanganan kerja sama antara para pihak di Jawa Barat, dan Australia Selatan di berbagai bidang. Hitung punya hitung, kerja sama sister province ini sudah 20 tahun. Sekarang kita lebih hidupkan lagi," kata Ahmad Heryawan di Lapangan Gasibu.


Adapun Public Artis Work yang dirancang memiliki konsep "Passage of Sound", atau Perlintasan Bunyi, sebuah karya seni rupa interaktif, yang akan segera didirikan di salah satu pojok Lapangan Gasibu. Dengan konsep tersebut diharapkan karya seni ini dapat menjadi instalasi interaktif yang dapat menghibur masyarakat secara aktif serta menjadi penambah estetika pada ruang terbuka umum.

Adapun peletakan batu pertama instalasi seni tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan beserta Menteri Perdagangan Australia Martin Hamilton Smith. "Pembangunan Public Art Work ini bertujuan untuk membangun identitas visual dari kerja sama sister province yang diharapkan dapat menginspirasi aktivitas dalam ruang lingkup kerja sama lainnya. Hasil akhir dari proyek ini adalah instalasi seni visual yang akan dibangun di Lapangan Gasibu Bandung, Jawa Barat," Ungkap Heryawan.

Karya seni tersebut merupakan kolaborasi dari seniman kontemporer asal Jawa Barat Arin Dwihartanto Sunaryo dengan Steven Cybulka dari Australia. Adapun Karya seni yang akan menjadi landmark baru di Lapangan Gasibu ini pun dibangun menggunakan logam yang biasa digunakan untuk membuat instrumen gamelan saron, yakni kuningan dan perunggu.

Sementara wujud dari bangunan seni ini akan dibentuk layaknya tugu yang membentuk formasi grafik resonansi atau gelombang bunyi. Jika dipukul, akan menghasilkan bunyi tangga nada tradisional Sunda: da mi na ti la da, serta bunga tangga nada lainnya.

GUBERNUR JABAR TINJAU UNBK SMK

Mitrapolisi/
BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNKB) 2017 di SMK Negeri 1 Kota Bandung, Senin.

"Pelaksanaan ini bagus ya dipisah antara SMA dan SMK sehingga konsentrasi bisa dibagi dan lebih fokus. Alhamdulillah UNBK untuk tingkat SMK di Provinsi Jawa Barat sudah 90 persen," kata Ahmad Heryawan usai peninjauan.

Gubernur yang akrab disapa Aher ini menuturkan dari 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat ada empat daerah yang siap 100 persen melaksanakan UNBK untuk tingkat SMA/SMK dan sederajat.

"Ke-empat daerah yang SMK-nya 100 persen melaksanakan UNBK ialah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Sukabumi, dan Kabupaten Sumedang," katanya.

Di Provinsi Jawa Barat, jumlah peserta Ujian Nasional untuk tingkat SMK dan sederajat mencapai 233.897 siswa yang terdiri dari 1.941 SMK di Jawa Barat.

Pelaksanaan UN untuk tingkat SMK tersebut dilaksanakan 3-6 April 2017, sedangkan UN SMA akan dimulai pada 10-13 April 2017.

Adapun mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan.

Minggu, 02 April 2017

IWA HADIRI PENGUKUHAN PENCAK SILAT DI PONPES DZIKIR AL-FATH FAJAR LAKSANA

Mitrapolisi/
SUKABUMI,  Pimpinan pondok pesantren dan Paguron Silat se-Sukabumi, Minggu, 2 April 2017 mendukung peluncuran pencak silat sebagai bidang studi olahraga pondok pesantren se-Jawa Barat. Launching dan peluncuran pencak silat yang dikukuhkan Sekteraris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa berlangsung di Pondok Pesantren Syamsul Ulum, Kota Sukabumi dihadiri ratusan pendekar dan pimpinan pondok pesantren.

Mereka sangat berharap dengan diresmikan pencak silat sebagai muatan lokal (mulok) di seluruh pesantren diharapkan eksitensi olahraga tradisional dan budaya tanah air dapat terus berkembang. Apalagi selama ini, keberadaan pencak silat dikhawatirkan tersisih dengan menjamurnya berbagai bela diri yang berasal dari luar negeri.

“Pencak silat sebagai warisan budaya sepantasnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan pondok pesantren. Dan pencak silat sudah selayaknya mendapatkan tempat di masyarakat. Kami menyambut baik telah di luncurkannya pencak silat sebagai muatan lokal di pondok pesantren,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Fajar Laksana.

Fajar Laksana yang juga pimpinan Paguron Maung Bodas mengatakan pencak silat telah diajarkan dalam kegiatan dilingkungan sebagian pondok pesantren. Namun lebih jauh dia sangat berharap olah raga tradisional Indonesia bisa menjadi olahraga utama bagi para santri di seluruh pondok pesantren se-Jawa Barat.

“Setelah dicanangkan pencak silat sebagai olahraga utama di lingkungan pondok, maka selayaknya materil pembelajaran lebh ditingkatkan. Sehingga tidak menutup kemungkinan seluruh pondok pesantren di Jawa Barat, materi pencak silat dapat diajarkan kepada seluruh santrinya,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa mengaku prihatin seni beladiri pencak silat yang merupakan unsur beladiri tradisional bangsa tidak banyak dipelajari anak muda Indonesia. Bahkan banyak generasi muda lebih memilih seni beladiri dari luar negeri.

“Padahal dulu pencak silat diajarkan kepada para santri. Karena itu, diharapkan dengan telah louching pencak silat masuk pesantren diharapkan eksistensi pencak silait kembali lebih bergeliat,” katanya.

Iwa Kartiwa mengatakan kultur silat tradisional mulai hilang di lembaga pendidikan baik formal maupun non formal saat ini. Dan sangat optimis pencak silat sudah menjadi bagian dari pembelajaran wajib diseluruh pondok pesantren di jawa Barat.

“Pencak silat bukan hanya mengajarkan seni dan beladiri saja, namun juga penguatan akhlak anak didik. Sehingga sangat relevan bila pencak silat diajarkan kepada seluruh santri,” katanya

Sabtu, 01 April 2017

WAGUB JABAR MARI KENALI SEJARAH PRANGKO

Mitrapolisi/  
BANDUNG-Wakil Gubernur Jawa Barat: Mari Kenali Sejarah Lewat Prangko, Dalam perspektif Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar setiap penerbitan prangko selalu me representasikan hal atau peristiwa yang terjadi di dunia. Baik itu dalam skala daerah, nasional, maupun internasional, sehingga prangko dapat menjadi alat perekam sejarah.

“Artinya, secara sengaja atau tidak, sebuah prangko juga merekam sejarah peradaban manusia. Dan dengan mencintai prangko, berarti mencintai sejarah. Setiap prangko hadir sesuai dengan momennya sendiri,” kata Deddy dalam peringatan Hari Filateli Indonesia ke-95 di Kantor PT Pos Indonesia, Jalan Cilaki, Bandung, Sabtu, 1 April 2017.

Lebih lanjut. Deddy mencontohkan, prangko tahun ini bergambar ayam, yang menggambarkan saat ini merupakan tahun ayam. “Tidak ada prangko yang diterbitkan tanpa latar belakang peristiwa. Karena itu, prangko bisa menjadi pengingat catatan sejarah bangsa ini,” tuturnya.
  
Karena itu, Deddy mengapresiasi para filatelis yang masih melestarikan prangko. “Meski secara fungsional prangko sudah jarang dilirik, bahkan jarang digunakan masyarakat banyak seiring demgam hadirnya era digitalisasi. Luar biasa para filatelis, bukan sekadar hobi, tapi ikut menyimpan catatan sejarah secara tidak langsung,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara itu ditandatangani pula sampul peringatan hari jadi ke-95 Filateli Indonesia. Selain itu, dipamerkan lukisan wajah Deddy Mizwar yang disusun dari prangko, miniatur Gedung Sate Bandung dari prangko, serta mobil VW antik yang seluruh bagian bodinya ditempeli prangko.